Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

awalan?

2K 115 5
                                        

"lepasin gw!!!"

Mendengar sentakan seulgi, chanyeol malah memepetkan tubuhnya sampai seulgi tak lagi terlihat karena tertutup oleh tubuh chanyeol yang jauh lebih besar darinya

"ngh-"

engahan seulgi terdengar karena tak tidak bisa bernafas

"ung-, kenapa?"dengus chanyeol, kemudian meregangkan tindihannya

"lepasin gw!"sentak seulgi

mendengar itu chanyeol membekap mulut seulgi dengan lembut

"mangkanya, jangan macem macem sama-"kata kata chanyeol terhenti saat mendengar sebuah ketukan pintu kamarnya

Tok

Tok

tok!

.
.

Chanyeol memandang seulgi kesal dan melepaskan semua bebanya dari seulgi, seulgi langsung berdiri menjauh dari chanyeol

"bajingan!"ketus seulgi sambil memdorong chanyeol

"nuna?! ngapain?"tanya taehyung saat mendapatkan seulgi di kamar chanyeol

Mendengar pertanyaan taehyung, seulgi langsung melewatinya dengan tatapan kesal

taehyung mengerti, pasti ada sesuatu yang membuat seulgi marah. Akhirnya dia memasuki kamar chanyol dengan langkah pasti dan melihat chanyeol sedang memainkan hp nya dengan santai

"apa?"lirik chanyeol

"lu apain seulgi?!"

Chanyeol hanya mengangkatkan bahunya saat mendengar pertanyaan ketus dari taehyung

Braak!

"jawab gw!"

Taehyung menggebrak meja tidur chanyeol dan merebut hp chanyeol

"ck! lu gak perlu tau, ini masalah pribadi gw sama dia"decik chanyeol berusaha merebut kembali hp nya dari taehyung

"maksud lo apa?!"

"dia pacar gw"jelas chanyeol

mendengar itu, taehyung langsung melemparkan hp chanyeol ke kasur dan meninggalkan kamar chanyeol

"gw kesini cuma buat manggil lu buat sarapan bareng, itupun kalo lu mau!"ucap taehyung sambil menutup pintu kamar chanyeol

"dan jangan coba coba sakitin seulgi!"teriak taehyung dari luar

"so?"pekik chanyeol

***

"hm...Lu Harus dipihak jennie, inget itu! irene emang temen lu sih. tapi dia yang udah ngerebut xiumin dari lo!"

"sedangkan nyawa gw udah diselamatin sama eonni nya jennie! ya gw harus balas budi!"

Itulah angan angan perempuan yang sedang merebahkan tubuhnya di sofa yang empuk dan lebar

Cling Cling Cling...

Suara dering hp nya membuat dia menoleh dan segera mengangkat panggilanya dengan malas

*telfon

"yeobosseyo?"Joy

"Joy? yang lain udah pada dateng, lu kemana sih?!"irene

"lah, acaranya aja siang. Gmna sih lu?!"joy

"lu bantu bantu gw dulu dong! kan tadi gw udah bil-"irene

"emang gw babu lo!"joy

"eh___"

Tut tut

Joy langsung menutup telfon dari irene dan melempar hp nya ke meja dan kembali tidur

"gw dateng, tapi bukan untuk merayakan hari jadi lu ren. Gw akan datang buat ngebalas semua yang gw rasain ke lo. Rasanya di babuin, rasanya di tikung, rasanya..Arrrgh! pokoknya liat aja"gumam joy sambil memejamkan matanya

.

.

.

.

.
"sayang jangan marah dong.."rayu taehyung, kemudian memeluk jennie dari belakang yang tengah menyuci piring bekas sarapan

"marah? gak ada tuh"jennie hanya mengangkat bahu sebelah dan melanjutkan mencuci piring

"jinjja? wae ya?"ucap taehyung tidak percaya

"lah kenapa apa nya? dibilang gak marah"balas jennie

"ah masa..."taehyung mulai jahil, dia mencolekkan busa sabun ke pipi dan hidung jennie

"ish! iya"ketus jennie, kemudian menyiramkan sepercik air ke taehyung

"oh iya, siang ini kamu dateng aja ke ultah irene. Tar aku nyusul"lanjut jennie

"gak ah! mending aku gak jadi makan bolu gratis dari pada harus kehilangan senyum kamu"gombal taehyung

"gombal kamvreet! maunya gratisan mulu, modal napa, modal!"ketus jennie

"udah. Modal tampang"ucap taehyung sambil tersenyum miring, dibalas sebuah tamparan mendarat di pipinya

"makan tuh tampang! muka kayak gilesan aja bangga!"sahut jennie

"dih? gilesan gini tapi kok ada yang mau nikahin ya??"sindir taehyung

"iyeeuh, kita kan dijodohin"sahut jennie

"tapi kalo aku cinta beneran sama kamu gimana?"tanya taehyung sedikit teriak, karena jennie sudah meninggalkan dapur

"yaudah, sama! ckckck"sahut jennie

"lah gaje! tadi bilangnya muka gilesan, sekarang cinta? gimana sih, gak profesional banget istri gua ini"gumam tae sambil tersenyum

SKIP...
14.00

Ting nong....

suara bel yang dipencet berkali kali dipencet membuat seseorang membuka pintu rumahnya

"elo?"kaget rose, saat melihat chanyeol yang membukakan pintunya

"kenapa?"tanya chanyeol santai

"je-jennie mana?"tanya lisa panik karena melihat chanyeol satu rumah dengan jennie

"dalem, cari aja sendiri"jawab chayeol
.

.

.
"aneh, kok jen jen gak pernah cerita sih?!"kesal rose sambil mencari keberadaan jennie

"tau! eh tapi kok chanyeol b ajah tuh mukanya. Apa dia udah move on?"tanya lisa, berbisik

"iya kali! toh dia aja yang ninggalin jennie waktu dulu, wajar aja dia move on. Apalagi jennie yang baru merried"jelas rose

"masuk akal sih"gumam lisa

Akhirnya mereka berhenti di depan pintu kamar yang tertulis 'Happy wedding...'

"ini pasti ada jennie di dalem!"ujar lisa, Kemudian membuka pintu kamar itu dengan cepat dan melihat jennie tengah menangis di depan kaca

"jen!"teriak rose dan lisa bersamaan

"hiks"

"lu kenapa?"tanya rose

"tae ngapain lu? or chan-"ucapan lisa terpotong oleh jennie

"nggak, gw cuma takut aja taehyung bakal selingkuh sama irene"lirih jennie

"gak! lu gak boleh mikir gitu lah, yang penting sekarang lu harus kelihatan fine fine aja, dan tetap tegar"ucap rose

"iya bener kata oce, now! lu harus ganti baju, make up yang cantik terus dateng ke ultah setan cewe itu! kita udah rapih looh..."bujuk lisa dan diangguki jennie



Tbc, maap lama 😊
Maap gais maaaaaaaap authornya labil


My enemy is my husband {Taennie}Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang