18

501 32 0
                                        

°

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

°.⭑.'•°.☾°•.'.°•

You Will know it's your first kiss,when your heart beats faster and you are happy of it

Semuanya,ayo kita kembali semuanya telah melakukan yang terbaik,semua kru,manager,makeup artist,dan yang lainnya terima kasih atas semuanya,kalau kalian tidak ada pasti semua ini tidak akan terjadi"kata Namjoon sambil memegang gelas di tangannya

"Cheers!"semuanya tertawa bahagia dan mulai menyantap makanan mereka,Jungkook seperti biasa mengambil makanan yang banyak,Jungkook pergi duduk di atas atap gedung yang diam-diam diikuti oleh Jimin "Yakk kau bisa saja sakit malam-malam makan di atas sini"

Jungkook menghiraukan Jimin yang duduk di sebelahnya "hey apa kau mendengarkan ku?"Jungkook hanya diam mematung,Jimin membuang nafas berat "baiklah terserah,anggap aku nyamuk disini,ok?"Jimin melanjutkan acara makannya dengan cepat,tujuannya untuk lebih cepat menambah makanan

Jungkook makan dengan perlahan-lahan dan diam "kalau kau makan selambat itu sampai kita pergi nanti kau masih akan memegang piringnya"Jungkook menoleh kearah Jimin

"Hyung...apa aku pantas buat Taehyung?"wajah Jimin berubah menjadi datar bercampur emosi

Jimin mengangkat garpunya kearah Jungkook "Ishh!! Aku kira kau geger otak!!"Sekarang Jungkook lah yang mengangkat garpunya kearah Jimin "ya aku kan hanya bertanya...apa salahnya..."

"Pertanyaannya terbalik,yang benar adalah apa dia pantas untukmu huh?"Jungkook mengangguk dengan cepat

"ok katakan apa kelebihannya?"ketus Jimin kesal

"Baik,tampa-"

"Intinya saja..."Jungkook bersedih kesal dan mem-poutkan bibirnya

"Dia selalu menolongku saat aku ada masalah,dia sabar menghadapiku-"

"Baiklah baiklah aku tahu Tae memang begitu,tapi apa yang kau katakan ini juga adalah cara Taehyung menilainya,pasti dia bertanya-tanya hal yang sama denganmu...tapi pertanyaan yang harus ditanya adalah

Apa dia akan menerimamu apa adanya?"

Jungkook terdiam dan memainkan maknannya "iya..."

"Hm?"

"Dia akan menerimaku..."ujar Jungkook dengan datar,Jimin merasa dirinya juga agak salah menanyakan hal tersebut langsung memukul pinggang Jungkook "AKH!!"Jungkook menatap tajam Jimin "Tentu saja dia akan menerimamu,kalau tidak aku akan menyantet alien itu!!"kata Jimin sambil menyeringai "oi,apa perlu memukulku sekuat itu huh?"Jimin terkekeh "hehehe iya maaf,aku sengaja~"Jungkook membulatkan matanya kaget "YAKK BANTET KEMARI KAU!!"Jimin mengangkat tangannya untuk melindungi dirinya dari amukan Jungkook "iya maaf,maaf kook!!"Jungkook perlahan mengukir senyum di wajahnya dan tertawa

'tertawa lah selalu...'

.
.
.
.
.

Skip

Incheon-airport

"Oh akhirnya kita bisa pulang..."ucap Jhope sambil menarik kopernya diikuti para member lainnya yang setengah terbangun,mereka pulang cukup larut malam itu,semuanya langsung menuju ke bus dan pergi ke apartemen mereka untuk beristirahat, Jungkook melihat seseorang yang familiar saat sebelum dia melangkah masuk ke dalam mobil mereka

'dokter Kim'

Dia memang selalu dimana-mana,Jungkook langsung duduk dan memandang ponselnya,sedangkan Taehyung datang duduk di sebelah Jungkook "Tae apa kau punya lipbalm?"tanya Jungkook tanpa menoleh kearah Taehyung "ini"Jungkook memakai lipbalm itu dan membaca sebuah berita yang menangkap matanya,tanpa sadar juga dari tadi Taehyung sedang menatapnya,entah itu bibirnya Jungkook atau wajahnya

'Dikabarkan bahwa idol Kim Taehyung terlihat dengan seorang idol gadis bernama-'

sebelum Jungkook membacanya lebih lanjut Taehyung mematikan ponsel Jungkook yang membuat Jungkook menoleh kearah Taehyung dan disambut dengan bibir lembut Taehyung tepat di bibirnya Jungkook.

Jungkook diam mematung,tangan Taehyung memegang tengkuknya Jungkook untuk memperdalam ciumannya "mmph-" Taehyung melumat pelan bibir Jungkook yang membuatnya candu.

Taehyung menggigit pelan bibir Jungkook agar mendapat akses untuk masuk ke dalam mulut Jungkook "nghah- Tae-"desah Jungkook di sela-sela ciuman,Taehyung tentu saja mendengar semuanya tapi dia tidak ingin berhenti,Taehyung memindahkan tangannya kebelakang kepala Jungkook,sementara Jungkook tanpa sadar melepaskan ponselnya dan memegang lengan Taehyung,"Tae- mmh-"Jungkook mencoba untuk mengikuti pergerakan lidah Taehyung tapi pada akhirnya dia hanya membiarkan Taehyung mengambil alih,untung saja semua member sedang tidur kalau tidak pasti Jin akan marah pada mereka berdua.

Menit yang berlalu yang terasa seperti selamanya,akhirnya Taehyung melepaskan bibir Jungkook,mereka berdua juga membutuhkan udara,ada tali Saliva yang menghubungkan mereka berdua,wajah Jungkook sudah memerah dengan mata yang sayu karena hal tadi sedangkan Taehyung perlahan membuka matanya yang tajam dan menatap Jungkook yang masih tergesa-gesa "Jungkookie..."Jungkook tidak memundurkan kepalanya,dia juga tidak marah ataupun kecewa,ia juga bingung apa yang dia rasakan yang pasti adalah jantungnya berdetak sangat cepat sekarang,Taehyung mendekatkan wajahnya ke wajahnya Jungkook dan menatapnya dengan tajam,Taehyung menyingkirkan rambut yang ada di jidatnya Jungkook dan mencium jidatnya

Jungkook menutup matanya,pipinya masih bersemu kemerahan "Jangan pernah meragukan ku..."senyum Taehyung pada Jungkook yang terlihat sedikit kebingungan "aku pasti akan menerimamu apa adanya..."

Jungkook membulatkan matanya dan menatap Taehyung yang tengah tersenyum lebar "k-kau mendengarnya?"Taehyung bersandar di kursinya dan mengangguk "katakan saja aku hanya sedikit menguping pembicaraan kalian..."

"Dan karena pembicaraan itu aku jadi berani melakukan hal tadi"Taehyung menoleh kearah Jungkook sementara jari telunjuk dan ibu jarinya memegang bibirnya Jungkook "Jadi jangan meragukan aku lagi ok?"Jungkook mengangguk pelan "akhirnya ini menjadi milikku..."Taehyung mengelus bibir Jungkook diantara ibu jari dan jari telunjuknya, Jungkook memukul pelan bahu Taehyung,dia bahkan lupa dengan berita tadi yang dia baca



anna oop-

Consequences | jjk • kth [VKOOK/TAEKOOK]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang