Mimpi buruk

53 9 4
                                    

Tibalah aku di kelas 7A. Duh tatapan siswa sini serem-serem ya.

"Anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru bernama Kevin Reiner Saputra, dia tidak ikut mos karena dia ini anak berkebutuhan khusus. Kevin ini adalah salah satu anak berprestasi. Jadi bapak harap jangan perlakukan kevin dengan cara yang berbeda ya" ujar bapak kepala sekolah kepada murid kelas 7A

"Pak maaf, saya duduk dimana ya? " Aku berbicara sambil menggunakan bahasa isyarat. Jujur aku sangat gugup.

"Kamu duduk didepan saja ya bersama Putri, Rena bisa kamu pindah? Maaf ya"

"Iya pak tidak apa-apa" rena menganggukkan kepala.

Rena pun duduk bersama dengan kesha yang kebetulan duduk sendirian.

Seperti biasa hari pertama sekolah guru-guru sering mengadakan rapat, jadi banyak waktu luang untuk mengobrol. Jujur aku tidak peduli dengan teman-teman yang normal ini. Aku cuma ingin belajar saja. Tiba-tiba teman sebelahku memanggilku. Aku pun melihat gerakan bibirnya.

"Kamu kevin ya? Perkenalkan nama aku putri. Mulai sekarang kita temenan ya" kata putri sambil menjulurkan tangannya.

Aku mengerti sedikit kata-kata putri, tetapi aku refleks melihat tangannya yang artinya sedang mengajak berkenalan. Aku takut dia gak bisa ngerti apa yang aku bicarain jadi aku ambil buku sama pena ditas kemudian aku tulis apa yang mau aku ucapin. Percakapan kami akhirnya dimulai di buku tulisku.

 Percakapan kami akhirnya dimulai di buku tulisku

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Kevin : salam kenal.
Putri  : kamu emangnya ada penyakit apa?
Kevin : banyak. Kamu pasti gak mau berteman dengan aku
Putri : aku senang kok, kamu kan nggak ngerugiin aku.  Sakit apa? Aku gak ngerti
Kevin : aku tuli dan aku suka tidur
Putri : suka tidur?
Kevin : kamu jangan terkejut ya kalau aku tiba-tiba tidur. Itu bukan kehendak aku.
Putri : jadi kamu itu kayak putri tidur?
Kevin : putri tidur itu apa?
Putri : cerita dongeng, putri raja dikutuk oleh penyihir untuk tidur selama-lamanya trus buat banguninnya harus dicium dulu sama pangeran.
Kevin : aku gak kayak gitu ya. Tiba-tiba badan aku lemes gitu terus aku langsung ketiduran.
Putri : oh gitu. Berarti kamu sering minum obat ya?
Kevin : gawat aku lupa buat minum obat. Tolong jaga aku kalo aku ketiduran.
Putri : oke.

Barusan diomongin, penyakit ini mulai kumat lagi. Aku lupa buat minum obat pagi tadi. Kakak pasti marah besar. Badan ini tiba-tiba lemas. Sekarang aku sepenuhnya tertidur.

"Kevin! Temen-temen, kevin ketiduran!" putri panik.
"Duh lagi sekolah kok tidur, harusnya kan belajar" robi nyeletuk.
Seluruh murid 7A sedang membicarakan kevin tanpa tau penyebabnya.
"Yaudah kalau gak ada yang mau nolongin biar aku sendiri yang kasih tau guru" putri emosi

*Ruang guru

"Pak, buk! kevin pingsan!" Ujar putri sambil kecapekan.
"Ini harus di kasih tau ke pak kepala sekolah" sahut bu risma.
"Pak, murid baru yang bernama kevin pingsan"
"Apa!? Yasudah saya segera beri tau kakaknya, putri sama bu risma tolong jagain kevin dulu ya" pak kepsek juga ikutan panik

Lalu pak kepsek menelpon kakak kevin yang kejam itu.
"Selamat siang, apakah ini kakaknya kevin?"
"Iya pak, ini dari sekolah kevin yang baru ya? Apa kevin membuat masalah?"
"Kevin pingsan mbak"
"Apa!? Pasti dia lupa minum obat. Yasudah pak saya segera kesana membawa obatnya. Tolong jaga dia pak" kakak panik sekali mendengarnya.
"Baik mbak"
"Terima kasih atas bantuannya"

"Duh ini anak nyusahin aja padahal aku kan lagi kerja"
Kakak pulang dengan terpaksa dan segera menuju ke sekolah kevin.

----

Halo semuanya saya kembali lagi. Tolong kritik dan sarannya. Jangan jadi silent reader ya. terima kasih :)

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 12, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Kau Tak Tahu Aku (You Don't Know Me)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang