Tepat sore tadi Chanwoo menghembuskan nafas terakhir nya. Kain putih kini telah menutupi wajahnya. Chaerin dan Hanbin telah menjadi saksi hidup terakhir Chanwoo.
Pertahanan Chaerin selama ini untuk menunggu Chanwoo telah runtuh. Chaerin harus melepasnya. Jika di tanya apakah Chaerin sudah ikhlas meninggalkan nya,jawaban nya tentu belum. Bagaimana bisa jika orang yang sangat kamu sayangi tiba-tiba pergi begitu saja.
Selama itu Chaerin menunggu. Secepat itu Chanwoo meninggalkanya.
Chaerin terduduk lesu di depan ruang tunggu rumah sakit. Tanpa air mata,Chaerin hanya menatap kosong ke arah depan. Hanbin pergi mengurus jenazah Chanwoo. Dan Hanbin meminta Chaerin untuk menunggu di ruang tunggu,akan sangat sakit jika Chaerin ikut dengan Hanbin.
Sedari tadi Chaerin belum mengabari teman-teman nya tentang kepergian Chanwoo,jadi wajar Chaerin sendiri sekarang. Mungkin jika dia memberi tau Soyeon,Soyeon pasti akan menemaninya sekarang. Benar-benar hampa Chaerin disini.
"Chae,Chanwoo bakal di makamin nanti pagi" Suara Hanbin dengan suara serak khas sehabis menangis membuyarkan lamunan nya. Hanbin sama seperti Chaerin. Sama-sama terpampang rasa kehilangan sekali dari sorot matanya.
"Kamu harusnya ngabarin temennya Chanwoo sekarang sebelum pagi. Biar mereka bisa liat Chanwoo buat yang terakhir kalinya"
Benar kata Hanbin. Teman-teman Chanwoo harus melihat Chanwoo sebelum di makamkan. Chaerin mengeluarkan ponselnya dan memberi tau Soyeon lewat chat.
Line
Chaerin:
Yeon,tepat sore tadi Chanwoo sudah di panggil Tuhan. Dia pergi ninggalin kita buat selamanya. Maaf baru ngasih tau tentang hal ini. Chanwoo akan di makamkan nanti pagi. Aku gabisa ngetik banyak-banyak Yeon. Kabari ke yang lain tolong
Read
Setelah itu Soyeon menelfon Chaerin. Chaerin pergi menjauh dari Hanbin. Sebelum itu Soyeon menanyakan bagaimana keadaan Chaerin,dan Chaerin cerita sedikit mengenai keadaanya. Setelah itu Soyeon mengabari yang lain.
Tidak lama Soyeon datang bersama Donghyuk. Hanya berdua saja.
"Chaerin!!!" Soyeon berlari dari ujung lorong depan rumah sakit bersama Donghyuk untuk menghampir Chaerin.
Chaerin kembali menangis setelah Soyeon datang memeluk nya.
"Chae yang sabar yaaa,aku turut berduka cita,aku ngerasa kehilangan juga atas kepergian Chanwoo" Soyeon berusaha menenangkan Chaerin yang berada di pelukan nya.
Donghyuk tidak membuka suara sedari tadi ia tampak sedih karena air matanya keluar menandakan Donghyuk sangat kehilangan,dia hanya berdiri di samping Chaerin sambil mengelus kepalanya berusaha menenangkan Chaerin.
"Chanwoo di kamar jenazah,kalian bisa liat Chan buat terakhir kalinya kalau kalia mau" Tawar Hanbin kepada teman-teman nya Chanwoo. Semuanya mengangguk setuju. Chaerin,Soyeon dan Donghyuk berjalan menuju kamar Jenazah sekarang.
Tapi sebelum itu Mark dan Jeno baru saja datang dan segera menghampiri.
"Chanwoo dimana sekarang?!" Tanya Jeno sangat cemas.
"Di kamar jenazah,kita mau kesana sekarang" Jawab Soyeon.
Jeno dan Mark melemas mata nya merah panas,bahu nya turun tampak sangat sedih atas kehilangan teman baik nya Chanwoo. Namun terlihat mereka menahan tangis nya. Tidak seperti Donghyuk yang masih menangis tersedu-sedu.
Hanbin jalan paling depan untuk menunutun kami kearah kamar jenazah yang berada di lorong ujung belakang rumah sakit.
Chaerin dan teman-temanya berada di depan kamar jenazah sekarang. Hanbin membuka pintu ruangan. Tapi langkah Chaerin terhenti saat Soyeon menarik Chaeri untuk masuk.
"Ngak aku gak ikut masuk,aku mau tunggu disini aja" Chaerin menahan tangan Soyeon.
"Loh kenapa?"
"Cukup tadi dan itu terakhir kalinya aku melihat wajah Chanwoo. Aku tidak mau kembali bersedih di hadapan Chanwoo. Chanwoo akan kecewa nanti jika melihat aku masih bersedih karena belum ikhlas ditinggalkan nya" Tutur Chaerin berusaha meyakinkan Soyeon.
"Oke kalo gitu,kita ke dalam ya?"
"Iya"
Jeno dan Soyeon masuk ke ruangan setelah Hanbin dan di ikuti yang lainnya. Chaerin hanya berdiri menunggu di depan ruangan. Tak lama Chaerin baru tersadar,ia melihat ada wanita tak jauh dari depanya terus menatap dirinya. Chaerin merinding mengingat dia berada di lingkungan yang cukup menakutkan. Mungkinkah itu hantu?
Wanita itu berjalan mendekat ke arah Chaerin,kini wajahnya terlihat semakin jelas terlihat. Cantik dan sepertinya seumuran dengan Chaerin.
Kini ia semakin berjalan semakin dekat dan Chaerin mulai merinding dan tidak bisa bergerak saking takutnya. Sorot mata wanita itu tidak lepas dari pandangan Chaerin.
"Chaerin ingat ini,Kamu tetap berada di dunia yang sama dengan Chanwoo. Cari dia sebelum dia terjebak bersama orang lain"
Wanita itu memegang pundak Chaerin dan berbisik di dekat telinga Chaerin setelah itu ia pergi entah kemana. Chaerin bergegas melihat kebelakang untuk mencari keberadaan wanita itu.
"Kamu siapa? Kenapa ngomong kaya gitu sih?!"
"Hey kamu dimana?!"
"Sumpah jangan bikin aku takut"
Saking panik dan ketakutan nya Chaerin sampai teriak memanggil nama Soyeon dan membuka ruangan Jenazah dengan panik.
"Soyeon!!!"
"Chaerin?! Kenapa? Ini rumah sakit jangan teriak-teriak gitu"
Semua yang sedang berdoa,mengalihkan pandangan nya ke Chaerin. Hanbin mengampiri Chaerin.
"Lo kenapa?"
"Kak sumpah tolong Chaerin takut!"
"t-tadi ada—"
"CHAERIN!!!"
Chaerin jatuh pingsan karena tiba-tiba dada nya terasa sesak karena kesulitan bernafas.
"Chanwoo masih ada di dunia yang sama,Cari tau masa lalu nya agar kamu bisa menemukan nya"
Jangan sider dong plisss:(
KAMU SEDANG MEMBACA
2 SIDE || JUNG CHANWOO
FanfictionSudah hampir 5 bulan Chanwoo belum sadar akibat kecelakaan mobil yang menimpanya. Dia koma. Tetapi di balik tidur nya yang panjang, Chanwoo sedang menjalani kehidupan lain. 2 SIDE || Jung Chanwoo 2019
