Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

3.perkenalan yang gagal📌

100 22 8
                                        

Warning!
Aku sangat sangat butuh saran kalian,untuk memperbaiki cerita aku,dan untuk wawasan aku kedepannya
Makasih✨

****
Ketika Nadine berjalan menuju toilet, James dan satu geng nya itu yang sedang berjalan dengan nya itu
Tiba tiba...

"Berhenti!"- perintah James kepada temannya.

Ini kesempatan gue buat ngenalin diri gue ke Nadine, - batin james.

"Apasi setann ganggu gw aja lagi godain cewe"- timpal reihan, yang dari setadi selama perjalan menggoda cabe cabean sekolahnya.

James tak membalas omongan temen ya itu yg gila cewe seperti dirinya,namun James lebih suka cewe yang cantik dan bisa di jadiin boneka hidupnya.

"Kalian ke kelas aja duluan nanti gue nyusul,"- suruh James kepada Reihan,Joan dan Rey.

Ketika teman temannya masuk ke kelas dan James yg gamao ketinggalan jejak siswi baru itu ia langsung mengikutinya karena masih keliatan di koridor sekolah,ketika sudah nyampe James menunggu di depan toilet cewe,dan menunggu cewe itu keluar dengan mondar mandir.

Difa and the gengs yg ga sengaja liat James yang gerak gerik nya aneh,lalu difa menyuruh teman temannya untuk mamata matai James dengan ngumpet di belakang tembok.

"Gengs gengs liat deh James ngapain di depan kamar mandi cewe?" - curiga Difa.

"Mungkin dia pengen boker,"- seru carla teman se geng nya yang selalu buat Difa naek darah.

"Lol bangat si loh,inikan sekolah luas,masa ia cuma ada kamar mandi cewe!"- Omel Difa ke Carla

"Iya iya maaf," - pinta Carla sambil memonyongkan bibirnya yg tipis

Temannya yg bernama Siska dan Karin tidak mau komen apa² kalo hal itu menyangkut james,inceran si difa.

Tak berapa lama Nadine pun keluar dari kamar mandi

Dan.......

"Nad,"- panggil James pada Nadine dengan menarik tangan kiri Nadine.

Dan Difa and the gengs yang masih memata matai si Nadine kaget.

"Whattttttt!"- kaget Difa and the gengs

"Car,ris,rin coba deh lu tampar gue,mungkin ini cuma mimpii,ayo tampar gue!" -suruh Difa karena masih gapercaga kalo ini nyata.

Karin,Riska dan Carla hanya saling bertatap tatapan,dan untungnya Carla peka

"Yaudah yaudah deh gue yang nampar nyonya Difa,"- serunya dengan senang hati

Parrrrrrrrrrrrr
Satu tamparan itu mendarat dengan tepat di pipi Difa.

"Awwwwwww."

"Sakittttt!,bego bangat si loh Carla,huwaaaaaa," -rengek difa

Mereka pun keluar dari tempat persembunyiannya untuk ke kelas mengikuti ketua geng nya si difa yang merengek,karena dia engga kuat melihat kenyataan ini,gimana engga,selama ia berusaha mendapatkan cintanya James,James tak pernah memberikan perhatiannya sedikit pun,tapi itu tak membuat Difa patah semangat buat dapetin James.

Dilain sisi...
Nadine yg ga sadar kalau ada yang nariknya itu dari belakang dan Nadine juga tak mengenali suara orang itu, Nadine pun menoleh ke belakang.

Jamesss ,-batinya kaget dengan mata yang sedikit melotot.

"Kenapa nad," - tanya james sambil melambai-lambaikan tangannya di depan wajah Nadine yang gak ngedip ngedip itu.

Karena semenjak Nadine melihat mukannya,muka Nadine langsung pucat.

Nadine yang baru sadar kalau tangannya masih di pegang cowo fakboy itu,langsung menepis tangannya.

"Lepasss!"- perintah Nadine,dengan langsung pergi dari hadapan cowo gila itu.

"Nad lu belom kenalan sama gw naddddd..." -teriaknya dengan Nadine yang belom terlalu jauh darinya.

James yang masih berpikir untuk mencari cara untuk mengenalkan namanya ke siswi baru yang cantik itu,akhirnya menemukan cara.

Gimana kalo pulang nanti,gue anter aja kali ya nadine,kaya si Dahlan sama milela itu,trus entar gue ngerem mendadak biar dia meluk gua - batin James yang sudah tidak waras

****

Waktu pulang pun tiba, Nadine dan Sasa pun berjalan menuju gerbang bersamaan,disusul dengan James yang ingin melancarkan rencananya ia mengikuti Nadine dari belakang selama di koridor.

Dan lagi lagi Difa yang gamau ketinggalan James,mengikutinya dari belakang kali ini Difa sendirian karena teman se geng nya sudah pulang terlebih dahulu,Difa engga kepikiran sama sekali bahwa James sedang mengikuti Nadine

Ketika sampai parkiran,temanya Nadine si Reina sudah di jemput oleh ayah nya,dan Nadine melihat ke kanan dan ke kiri untuk memastikan kakanya jemput.

Kakak mana ya,- batinnya sambil merogoh tas kecilnya,untuk mengambil handphone miliknya, untuk menelpon kakaknya.

Lalu James yang sengaja mengawasi Nadine dari jauh melihat Nadine sendirian di parkiran,karena yang lain udah pada pulang.

Ini kesempatan gue,- batinnya sambil berjalan menuju nadine.

Dan Difa yang masih setia mengikuti James,dengan ngumpet ngumpet .

Tiba tiba Difa yang sedang jalan pelan pelan mengikuti james,di buat kaget karena James berlari menuju parkiran depan yang disana hanya ada Nadine siswi baru itu,karena biasanya James memarkirkan motor ninjanya di parkiran belakang sekolah.

Loh liat aja ya nadine,gue bakal bikin Luh gak betah di sekolah ini,- batinya sambil mengepal ke dua tangannya.

Difa pun meninggalkan tempat itu dan langsung pulang dengan suasana hati yg masih kesal.

"Naaa," - panggil James setengah.

Nadine sempat menoleh ke belakang hanya sekilas saja dan tak begitu jelas melihat orang yang memanggil nya dari belakang itu, karena ada orang yang memanggil namanya,dan suranya sangat Nadine kenal di telinga.

"Nadineeee....."- panggil orang itu Deket gerbang sekolah.

Orang yang punya nama tersebut langsung lari tanpa berpikir panjang untuk mendekati orang yang memanggil nya itu.

Padahal rencana james sedikit lagi berhasil,karena ada orang yang memanggil Nadine rencana itu jadi gagal,dan James hanya melihat Nadine dari jauh berjalan mendekati cowo yg memanggil nya,cowo itu menggunakan kemeja kota kotak dengan kancing yg tidak di tutup dengan lapisan kaos putih, menggunakan celana panjang moca,dengan helm yg hanya kelihatan mantannya dan motor ninjannya.

Mereka akrab bangat, - batin James
"Liat aja loh nadine,jual mahal bangat loh ya," -ucapnya sambil membenarkan tas nya yang hampir jatuh dari pundak nya.

Ketika James betul betul sadar,dari setadi mengikuti siswi baru itu.

"Ngapain juga gue ngejar ngejar cewe itu,cuma buat ngenalin nama gue,di sekolah ini banyak tuh yang ngejar ngejar gue," -ucapnya kesal sambil berjalan ke parkiran belakang.

James memang tidak tahu kalau mereka berdua adik kakak,disangka James mungkin mereka pacaran kali ya?.

#makasih yang sudah baca cerita aku yg gajelas😁
# konflik di mulai jengjeng😂
#jangan lupa vote,and sarannya
#next episode...

SIBLINGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang