Kisah cinta tidak selalu berjalan mulus, dimana ada gelombang saat akan berlabuh. Jika tidak bisa melewatinya kapalpun tenggelam, arah tujuan pun tidak dapat diselesaikan.
Jung Jaehyun, hidupnya penuh dalam kegelapan. Tidak ada kata cinta atau rasa...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Menjagamu adalah tugas wajibku, jadi jangan berterimakasih."
_WITHOUTYOU_
Sebuah ruangan bercat navy yang terkesan simple, seorang gadis tengah belajar di meja belajar dengan tenang.
Baginya belajar itu kewajiban, cara satu-satunya agar ia bisa melanjutkan jenjang pendidikan selanjutnya dengan beasiswa. Ia tidak mau menyusahkan orang lain sekecil apapun itu bantuannya, orangtuanya mengajarkan untuk bekerja keras. Jangan mengeluh jika gagal, sebuah kesuksesan akan melewati kegagalan. Jika tidak melewati kegagalan, maka mendapatkannya secara instan dan akan menghilang juga secara mudah.
"Somi, ayo turun makan malam dulu. Yang lainnya sudah menunggu."
Somi mengangguk sebagai jawaban, lalu merapikan buku-bukunya sebelum beranjak untuk makan malam.
Sejak SMP kelas 8, ia sudah ditinggalkan oleh keluarganya karena sebuah kecelakaan lalu lintas. Ibunya mempunyai sahabat dekat yang sudah ia anggap saudaranya sendiri, Ibu somi meninggalkan sebuah surat jika ia akan pergi maka Somi dirawat olehnya.
Tetapi Somi berpikir lain, jika orangtuanya mengalami kecelakaan karena sebuah kesengajaan yang sudah direncanakan. Sampai sekarang ia bingung, dan untuk membahagiakan orangtuanya maka ia harus menggapai impian kedua orangtuanya.
"Malam Om, Tante, Ta-Taehyung."
Dimeja makan sudah ada Om Kim Namjoon dan istrinya yang biasa ia sapa dengan Tante, Kwon Eunbi. Mereka mempunyai seorang putra yang seusia dengannya yaitu, Kim Taehyung.
Seorang lelaki yang tidak memiliki hati, ia bahkan pernah hujan-hujanan saat malam hari karena ada tugas, dan Taehyung dengan sengaja tidak membuka gerbangnya.
Somi ingin marah, tetapi ia tahan. Sangat tidak tau malu jika akan marah atau bahkan kesal dengannya, dengan lancang ia seperti tidak mempunyai rasa terimakasih.
"Malam juga Somi, gimana sekolahmu?" Tanya Namjoon.
Namjoon sudah menganggap Somi seperti putrinya sendiri, mandiri dan dewasa membuatnya sangat sayang. Berbeda sekali dengan anak kandungnya, tidak pintar tetapi sangatlah angkuh.
"Baik kok Om, semuanya lancar." Jawab Somi sembari menarik kursi dan mendudukinya.
"Baguslah, kalau ada masalah disekolahmu bilang ya, kalau gak bilang sama Taehyung." Ujar Eunbi.
Taehyung yang berada diantara Namjoon dan Somi memasang wajah jengkel, selalu saja Somi yang di bangga-banggakan.
Tiba-tiba ia melempar sendok ke piring sampai mengagetkan Somi yang berada di dekatnya.