5-Dia atau Aku?

2.2K 191 21
                                    

"Guugg guugg"

Hari ini gaho, anjing milik jiyong sedang mampir di studio bigbang setelah puas memanjakan diri di petshop. Si empunya malah menitipkannya kepada seungri yang kebetulan sedang menganggur disana, setidaknya jiyong berbaik hati memberikan seungri pekerjaan daripada bosan.

"Doogggyyyyyyy~~~" Lisa bertemu gaho di lorong lantai 2, seungri sedang mengajak gaho berkeliling "aku merindukanmuu~~" Lisa berlari menghampiri gaho, gaho pun berlari menyambut lisa, seperti adegan kawan lama yang sudah lama tidak berjumpa.

"Lihat rosé, doggy juga merindukanku" Ucap lisa sambil mengelus-elus perut gaho yang berbaring minta di manja.

"Jangan terlalu percaya diri" Sela seungri.

"Aahh gaho menggemaskan sekalii~" Ucap rose yang mengikuti aksi lisa mengelus-elus.

"Aku dan doggy memang teman sehidup semati kok, iya ga dog?"

"Guug" Jawab gaho.

Seungri merotasikan matanya jengah, "Lis, namanya gaho. Kenapa kau memanggilnya dog?" Tanya seungri.

"Wee?" "Dia kan memang dog, iya tidak dog?" Jawab lisa

"Guug" Gaho menganggug setuju.

"Tapi dog yang ini punya nama, namanya GAA HOO" Dengan ekspresi serius, seungri melipat tangannya di depan dada.

"Eung!" Rosé menganggug setuju.

Rosé beepindah di sisi seungri, sedang gaho di sisi lisa. Berdebatan apa lagi sekarang, hanya perihal nama.

"Guug!" Gaho menghampiri jiyong yang baru datang.

"Ada apa ini?" Jiyong menginterupsi.

"Uuuhh ada jiyong oppa"

"Lisa memanggil gaho 'dog' hyung"

"Ya kan dia memang dog, masa ku panggil birdy" Bela lisa.

"Gug" Jiyong mengelus-elus gaho,

"Padahal dia sudah jadi anak baik hari ini, auuhh anak pintaaar" Jiyong memeluk gaho, memuji-muji anjing kesayangannya.

"Jiyong oppa sayang sekali padanya ya" Ucap rosé.

"Andai saja dia bisa bersikap sebaik itu pada para manusia" Gumam lisa dan rose bersamaan dengan tatapan tidak percaya.

"Eung!" Seungri menganggug setuju.

Ingatan mereka tentang betapa galaknya jiyong berputar didalam kepala mereview kenangan kelam mereka bertiga bersama jiyong si naga.

"Hiih" Mereka bertiga kompak bergidig ngeri.

"Gug" Yang sedang dibayangkan malah acuh tidak peduli,Dunia terasa milik gaho dan jiyong saha, yang lain diabaikan.

"Kasian sekali kau gaho harus bertemu si bodoh lalisa" Jiyong bermonolog, sengaja agar didengar yang bersangkutan.

"Guug!" Gaho menganggug setuju.

"DOGGY! Kenapa kau mengiyakan? Kau mengkhianatiku?" Lisa tidak terima gaho mengkhianatinya dan berpaling ke sisi jiyong.

"Dia anjingku, siapa yg mengkhianati siapa" Ucap jiyong.

Seungri dan rosé mengambil posisi, sebentar lagi akan menonton drama baru, berjongkok di dekat gaho.

"Kami teman sehidup semati!"

"Aku pemiliknya!" Jiyong tidak mau kalah, "oke, kita lihat siapa yang dipilih gaho"

"Tentu aku, dia lebih menyukai ku" Lisa selalu percaya diri memang.

"Cih, bicara apa anak ini, aku dan gaho sudah memiliki hubungan yang mendalam dari dulu" Jiyong menatap lisa remeh

"APA-APAAN?!" lisa mulai meninggikan suaranya.

Gaho mulai bingung, tekanan macam apa ini hingga menyulitkan hidup gaho.

"Gahoo~~"
"Doggy~~"
Jiyong dan lisa sama-sama merentangkan tangannya.

Dosa apa yang telah dilakukan oleh gaho sehingga dia harus berada pada situasi seperti ini, batin seungri dan rose.

"Gaho"
"Doggy"
"Gaho"
"Doggy"
"Gaho"
"Doggy"
"Gaho"
"Doggy"
"Gaho"
"Doggy"

Gaho sungguhan bingung, bahkan seungri dan rosé ikut-ikutan pusing.

Tanpa diduga, gaho berpaling ke arah seungri dan rosé. Gaho masih ingin hidup lebih lama, ini adalah jalan keluar baginya.

"Gug" Gaho seakan minta diselamatkan.

"Yaaakk gahoo-yaa, kenapa kau mengkhianatiku" Jiyong mencibikan bibirnya, hatinya baru saja ditikam dari belakang, musuh terbaik memang teman sendiri ternyata.

"HUAAAA" Lisa ikut-ikutan jiyong mencibikan bibirnya.

"HUAAAA" Lisa ikut-ikutan jiyong mencibikan bibirnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Gug gug"

"Gaho menyayangi kalian berdua makanya dia tidak memilih" Ucap seungri agar dua manusia ini tidak mendramatisir lebih, mereka menjadi tontonan orang yang lewat, jangan lupakan lokasi mereka sekarang di lorong.

"Guug!" Gaho setuju dengan seungri.

"Maafkan aku nee gahoo sudah membuatmu bingung" Jiyong memeluk gaho.

"Gug" Gaho makin menempelkan tubuhnya pada jiyong.

Tiba-tiba lisa menepuk pundak jiyong menengkan yang kemudian dengan suara yang dibuat-buat halus lisa berkata "tidak apa-apa oppa, aku memaafkanmu"

Pletakkk

Itu suara dahi lisa yang disentil jiyong.

"Ini semua karena mu!"
"Oppa juga salah!"
"Jangan mengada-ada"
"Oppa yang nengada-ada"
"Jangan menyahuti"
"Aku membela diri"
"Pikirkan gaho!"
"Pikirkan aku!"
"Coba kau ada diposisi gaho!"
"Neee!!"
"Mana mungkin bisa!"
"Aku akan jadi peliharaanmu lah!"
"TIDAK SUDI"
"Sini oppaaa peluk akuu"
"TIDAK SUDI!!"

Jiyong dan lisa kembali bertengkar sementara gaho, seungri, dan rosé sudah menghilang entah kemana.

PABBOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang