6-Trowback

1.3K 165 4
                                    

maafin aku semuanyaaa~~~~

udah lama banget ga update, keep support me pleeeaaseeee~~

i love u all by the way, to the moon and back kkkkkk



Musim panas telah tiba, suhu siang ini mencapai 31⁰c dengan intensitas cahaya matahari yang tinggi. Namun, ruang-ruang di gedung YG tetap temaram seperti biasa.

Lalisa sedang berdiri di depan kipas sambil membuka mulutnya lebar-lebar bersama jisoo sedang trainee yang lain sedang bergerombol membahas evaluasi bulanan yang baru saja dilaksanakan 20 menit yang lalu.

Di salah satu ruang studio, para produser dan beberapa artis YG juga sedang bergerombol. Mungkin mereka membahas hasil evaluasi tadi, nyatanya bukan.

"jiyong hyung dan lalisa akrab sekali dibelakang orang-orang, kita semua telah dibodohi. Semua orang pasti akan mengira jiyong hyung sangat membenci lalisa jika dilihat dari tatapannya." Ucap seungri.

"semua orang di gedung ini tertipu oleh mereka" tablo menjawab sembari tertawa, "aku penasaran apa yang membawa lalisa padamu ji?" Tanya tablo, yang pasti bukan hanya dia yang penasaran diruangan ini awal mula pertemuan lisa dan jiyong.

"hmm.." tangan jiyong diletakan di dagunya, seakan sedang berfikir.

Flashback..

Waktu itu musim panas kurasa, matahari sangat terik sampai-sampai jiyong hanya memakai kaos tanpa lengan. Perut jiyong sangat lapar setelah semalaman di ruang studio dan terlalu malas memesan pesan antar yang membawa jiyong ke kafetaria.

Jiyong mengira hanya ada dirinya di dalam lift, karena gedung YG masih sangat sepi. Disetiap lingkungan pasti aka nada rumor hantu yang beraedar, begitu juga di dalam lingkungan YG yang beredar tentang hantu didalam lift. Jiyong tidak terlalu kolot untuk percaya akan adanya hantu, tapi telingan benar-benar mendengar suara gumamam dibelakangnya. Benar saja memang ada yang sedang begumam dibelakang jiyong, di pojokan lift ada seorang bocah jangkung sedang menghimpit ke pojokan, wajahnya seperti sedang melihat hantu. Waktu itu aku tidak tahu dia wanita atau pria.

"siapa?" Tanya jiyong hati-hati.

"sdnsjkafdbskfbsabfsdgfkdsgf" ucap lalisa tertahan sambil menutup mulutnya saking gugupnya.

"bagaimana kau bisa masuk kemari?" jiyong mulai curiga

Ternyata aku sudah tiba di lantai tujuanku, aku buru-buru keluar karena lalisa sangat mencurigakan waktu itu.

Flashback end

Meanwhile, ditempat lain pada waktu yang sama.

"habislah kau Lalisa" ledek seorang trainee, "jiyong sunbae pasti sangat membenci kau lis" lanjutnya, beberapa trainee ikut menertawakan Lalisa.

Lalisa tidak menghiraukan ledekan trainee yang hanya bisa mengoceh, entah lalisa pura-pura tuli atau memang benar-benar tuli. Mulutnya masih terbuka lebar didepan kipas.

"aku suka summer, tapi hari ini benar-benar panas karena pak tua jiyong" gumam lalisa.

"padahal aku yakin jiyong sunbae sedang menahan diri untuk tidak bilang wow tadi kkk" lanjut jisoo disebalahnya"

Flashback

Umurnya boleh 14 tahun kala itu, namun nyalinya sangat besar. Keputusannya untuk menginjakan kaki di Negara gingseng ini seorang diri bisa terbilang nekat, berbekal bakat dan tekad seorang Lalisa mengambil langkah awal besar untuk meraih mimpinya.

"mom! Look at this! I want to be a part of them!" adalah pemantik pada jiwa seorang lalisa.

G-dragon begitu bersinar dimata bocah itu, segala tentang pria itu begitu berkilau. Karyanya, musiknya, setiap suara yang keluar dari mulut G-dragon begitu membara bagi Lalisa.

"aku akan langsung meminta tanda tangannya!yos!!" tekad lalisa saat pertama tiba di gedung YG Entertaiment, yang pastinya hanya tekad semata karena nyatanya lalisa malah terlalu shock ketika G-dragon ada di depan matanya.

"SAHDJKSHDKGFSDIGAKGDIFGS" lalisa bergumam tidak jelas, didepannya ada jiyong. Di dalam lift yang sempit ini, lalisa terlalu shock karena bisa menghirup oksigen yang sama dengan idolanya.

"dia menoleh!oyy!!What!shjhdkfhdslkfdsjhfg" bahkan didalma batin pun lalisa tetap bergumam.

"siapa? Tanya jiyong hati-hati dan juga bersyukur karena suara yang dia dengar berasal dari manusia bukannya hantu. "bagaimana kau bisa masuk kemari?" Tanya jiyong penuh kecurigaan, bocah mana yang bisa berkeliaran bebas sepagi ini di gedung YG.

"dia ini laki-laki atau wanita?" batin jiyong.

Tiinggg

Pintu lift terbuka, jiyong buru-buru keluar dan segera mengahmpiri petugas keamanan sedang lisa masih membeku menyesali kebodohannya yang tiba-tiba shock karena ada bayangan hantu di belakang jiyong padahal tadi adalah kesempatan emas mendapatkan tanda tangan king of k-pop.

Flashback end

PABBOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang