Tanganku memeluk resah
Bergetar hebat menahan desah
Menolak rasa yang kian di asah
Kian tajam buat raga bercucur darah
Nafsuku bergejolak mencari
Tubuh kokoh penghibur diri
Puaskan bhama yang hibernasi
Tak peduli kehormatan tercemari
Mengeluh
Mengerang
Tak peduli kepada ruang
Hanya ingat tubuh yang mengejang
Nikmat dunia itu surga
Yang Adam maupun Hawa juga tergoda
Apalagi aku manusia bisa
Janganlah heran menjadi budak cinta
KAMU SEDANG MEMBACA
Aksara Cinta & Luka
Poetrysekumpulan aksara yang mengores tentang cerita cinta dan air mata
