Hai!
Untuk rasa yang masih bersemayam dalam kalbu
Apa kabarmu?
Bolehkah aku mengucap rindu
Yang meski salah di ujung waktu
Seperti hujan yang datang tanpa awan hitam
Pun rasaku yang membawa seribu kecam
Walau salah terjerat lebam
Membentur aturan kokoh tatanan alam
Aku tahu aku salah
Karena merindu raga yang telah sah
Tapi aku bisa apa
Biarlah aku dicaci seribu sumpah
Maafkan rasaku
Yang masih hadir menyimpan namamu
Doakan aku
Agar esok aku bisa melupakanmu
Menjalani hari baru
Dengan rasa yang tak lagi tabu
Seperti kamu yang berbahagia
Merajut rasa dalam hijrah cinta
29 Mei 2020
KAMU SEDANG MEMBACA
Aksara Cinta & Luka
Poesíasekumpulan aksara yang mengores tentang cerita cinta dan air mata
