3. FOTO HILANG

130 8 0
                                    

Setelah mengobati lukanya tadi di UKS ia pun akhirnya kembali ke kelasnya

“Pria brengsek! Mau ke Perpus malah jadi ke UKS, mentang – mentang anak pemilik sekolah semau hidupnya sendiri” umpat Keisya sendiri sambil berjalan menuju kelasnya.

Sesampainya dikelas dikelas ia langsung duduk ditempat duduknya dan dikelilingin oleh teman-temannya yang menyerangnya dengan berbagai pertanyaan.

“Katanya mau ke perpus minjem buku kok lama banget?” tanya Vebby penasaran

“Boro – boro ke perpus yang ada gua malah ke UKS” jawab Keisya kesal

“Lo ngapain malah ke UKS, belajar jadi dokter lo?” jawab Mia ngasal

“Ya ngobatin luka lah, aneh – aneh aja lo! Gua ditabrak tadi sama sih Cowo belagu itu didepan tangga”

“Cowo belagu yang mana maksud lo?” tanya Vebby penasaran

“Cowo yang tadi pagi dihukum bu Melan” jelas Keisya

“Alvino maksud lo?” tanya Mia memastikan

“Iya kali gak peduli gua, pokoknya gua kesel banget sama tuh cowo” jawab Keisya kesal

“Jangan kesel – kesel Sya nanti suka terus pacaran lagi” ledek Mia

“Pacaran tuh cuma dilakukan sama orang – orang bodoh, buang – buang waktu mereka Cuma buat ngeladenin Cowok, buang-buang tenaga dan emosi mereka Cuma buat mikirin dan nangisin Cowok dan gua gak mau jadi orang bodoh, apalagi buat jadi seorang pacar sih Cowok belagu itu gak sudi gua” kesal Keisya

“Iya-iya yang anti pacaran mah” ledek Mia

Setelah itu tidak lama bel tanda masuk pun berbunyi, vebby kembali ketempat duduknya. Keisya duduk satu meja dengan Mia dan Vebby berada tepat dibelakang Keisya.

Tak lama kemudian Pak Rendy pun masuk ke dalam kelas dan pelajaran Kimia pun siap dimulai. 2 jam pelajaran kedepan adalah pelajaran Pak Rendy yang akan membuat kepala seluruh siswa kelas XI IPA 1 ingin pecah.

Gimana tidak mereka dijelaskan tentang Stoikiometri Larutan yang sangat sulit untuk mereka pahami. Terkecuali Keisya, bagi Keisya ini tidaklah sulit. Entahlah seperti tidak ada pelajaran yang tidak ia pahami, semuanya ia kuasai.

Sungguh beruntung nasib Vebby dan Mia mempunyai teman seperti Keisya. Kerena jika ia tidak mengerti seperti ini ia bisa bertanya dengan temannya yang satu itu. Bahkan mereka sering pergi kerumah Keisya untuk les privat secara gratis dengan Keisya.

Bahkan kalau mereka tidak mengerti atau lupa mengerjakan PR Keisya akan dengan suka rela memberikan contekan kepada Vebby dan Mia.

***

Bel pertanda Istirahat akhirnya berbunyi, Alvino dan kawan-kawan pun bergegas kekantin. Merenggangkan otot dan otak mereka yang sedari tadi sudah keram.

ALVINOTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang