Happy Reading y'all😉
📚📚📚
-28 Agustus 2011
Pagi itu, pagi yang cukup berbeda bagi Agla. Karena seperti biasanya,setiap jam setengah 7 pagi, Agra dan Agla akan berteriak mengucapkan selamat pagi dari jendela kamar mereka. Namun,pagi ini entah mengapa Agra tidak kunjung mengucapkan selamat pagi ke Agla.
"Agra kemana,sih. Apa dia lupa? Mana mungkin,kan setiap hari juga dia ucapin aku selamat pagi," kata Agla pada dirinya sendiri. Ia melihat dari jendela kamarnya, rumah Agra banyak sekali orang yang keluar masuk. Mereka seperti mengeluarkan barang-barang dari dalam rumah itu. Tak mau larut dalam pikirannya yang penuh pertanyaan, Agla keluar dari kamarnya dan sarapan bersama keluarganya.
📚📚📚
"Bun, kenapa rumahnya Agra banyak orang ya?" tanya Agla yang setelah itu menyuapkan sendok berisi nasi goreng ke mulutnya.
"Gatau," sesingkat itu jawaban Bundanya.
"Kalau ayah tau nggak?" kepala Agla beralih menoleh kearah ayahnya.
"Bunda aja yang 24 jam dirumah terus gak tau, apalagi ayah,Gla," Disisi lain Agla merasa curiga, tapi ia tidak mau berpikir yang tidak-tidak sebelum membuktikannya sendiri.
Setelah makan, Agla pamit kepada orangtuanya untuk pergi bersepeda ke taman. Tapi sebelum ke taman, Agla melipir ke rumah Agra.
"Agra!! Main yuk," teriaknya
"Eh, ada non Agla. Sebentar ya saya panggil den bagus dulu," ujar budhe Darmi, asisten rumah tangga Agra.
"Iya budhe," jawab Agla. Kemudian perhatianya teralihkan pada orang-orang yang sedari tadi mengeluarkan barang-barang dari rumah Agra.
Barang-barang ini semua mau dibawa kemana?, gumam Agla.
Akhirnya yang dinanti keluar dari rumahnya. Agra.
"Lama banget sih,kamu. Ayo kita main sepeda," ucap Agla.
"Hehehe.. maaf ya. Aku ambil sepeda dulu,"
📚📚📚
Mereka telah sampai di taman kompleks perumahan. Hampir setiap hari mereka bermain disini. Biasanya saat hari Minggu banyak sekali warga yang kesini untuk berolahraga atau mengajak main anaknya.
Agla dan Agra saling kejar-kejaran satu sama lain menggunakan sepeda. Mereka tertawa bahagia. Hingga mereka tidak sadar kalau mereka sudah menghabiskan waktu 3 jam lebih di taman untuk bermain.
"Berhenti dulu, aku capek nih," kata Agla
"Gak biasanya kamu ngeluh capek gini,"
"Dan gak biasanya kita main sepeda 3 jam terus-terusan. Capek tau," jawab Agla
"Hehehe.."
"Kita pulang yuk!" ajak Agla. Agra diam saja.
"Kamu kenapa?" tak ada jawaban dari Agra.
"Gra"
"Agra"
"AGRA!"
Akhirnya yang dipanggil menjawab.
"Kenapa?"
"Kamu yang kenapa? Bengong terus dari tadi," tanya Agla
"Aku gak papa,kok,"
"Ya udah ayo pulang,"
"Gak mau.. Aku mau main lagi sama kamu,"
Agla mengernyit, ia bingung kenapa sahabatnya itu mendadak aneh seperti ini.

KAMU SEDANG MEMBACA
CONFUSED
Teen FictionPeri Kecil dan Pangeran Kodok adalah panggilan khusus untuk Agla dan Agra. Rumah mereka yang berdekatan membuat hampir 24 jam waktu mereka habiskan bersama. Namun,suatu ketika sang Pangeran Kodok pergi meninggalkan Peri Kecilnya. Hari hari Agla diru...