Sepulang dokter yang memeriksa baekhyun, chanyeol bergegas ke mini market dekat gedung.
Beberapa bahan untuk membuat sup sudah siap di pantry dapur, seakan melupakan status nya sebagai pemimpin yang di segani. Ia kembali menyibukkan diri di dapur demi sang pemilik hati.
~~~
Perlahan mata sabit itu terbuka. Sejenak menjernihkan pikiran yang membuat hatinya berdenyut.
Ia langkah kan kaki mungil itu menuju suara berisik yang ia tau siapa pelaku nya.
Jika akal sehat nya tak lagi berfungsi...
Begitu ingin ia menerjang punggung lebar itu... mengeluarkan rasa rindu yang tertimbun di dasar hati..
Menangis memeluk dan tak membiarkan nya pergi lagi.." Eoh! Kau sudah baikan..? Duduklah...tak usah memaksa untuk berjalan.."
Dengan pelan chanyeol menuntunnya, menyiapkan kursi dan mendudukkan Yeoja mungilnya.
" Ini... minumlah....selagi masih hangat! Aku akan selesai kan yang lain.."
Baekhyun hanya terdiam... menatap gelas berisi cairan berwarna pink yang ia tau isinya apa.
Tidak..!!
Ia tak boleh menangis...
Chanyeol tak boleh terbebani oleh sikap nya.Semua makanan tertata rapi...
dengan telaten.. chanyeol menyiapkan nasi dan sup di piring baekhyun.Sesekali matanya mengarah pada sosok yang sedari tadi diam seribu bahasa.
Mungkin kah ia masih terkejut...atau--
" Ingatan mu sudah kembali....?"
Pertanyaan pertama yang keluar tanpa memandang ke arah chanyeol
" Hmm, mianhae...untuk semuanya.."
" Eoh, syukurlah jika kau sudah ingat..aku tak perlu pura-pura jadi orang lain sekarang.."
" Baek--"
" Kita sudah bertemu...kau sudah melihat ku baik-baik saja kan....jadi tak ada yang perlu kita bicarakan.."
KAMU SEDANG MEMBACA
it all started with you ( END)
General Fictiondinding itu seharusnya tetap ada... setidak nya itu batasan hidup ternyaman untuk ku. - chanyeol park Di saat Salju pertama kau meninggalkanku... Dan salju pertama kali ini... sekali lagi...aku harus kehilangan mu... - Byun Baekhyun