Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.

New story from new poeple

34 3 2
                                        


     Sampainya didalam kelas saya memperkenalkan Senja didepan teman-teman kelasku dan menyuruh Senja memperkenalkan diri lebih jelas lagi dan setelah memperkenalkan diri saya mengajak senja untuk duduk karena guru mau masuk. Dan senangnya guru tidak memberikan tugas ya mungkin karena ini hari pertama dan cuma ambil absen aja. Saya pun berbincang kepada senja hingga tak terasa sampai jamistirahat,saya pun mengajak Senja untuk ke kantin "ke kantin yuk"ajakku "hayuuk"jawabnya sambil senyum "oalah geulis pisann teh"ucap ku dalam hati sambil tersenyum,dan perjalan kekantin yang biasanya deket terasa jauh banget soalnya orang pada ngeliatin saya gatau kenapa hehe. Sesampainya dikantin saya bertemu lagi dengan 3 orang brengsek sialan tadi dan nambah satu orang yaitu pratama atu sering dipanggil tama. "Woi kenalin anak baru di kelas gw,Senja" ucapku "hii,Senjaa" pun ucap senja "hai senja"ujar para brengsek sialan sambil ngenalin diri mereka. "Ga mau makan?minum kek?" Tatapku ke senja "eh boleh,teh es aja satu" ucapnya. "Pesen aje yang banyak,ini kami semua putra kok yang bayarin" cetus bunga ke senja "bangsatt lu,ga ah" ujarku "uang ku tinggal dalam tas sorry :( "Ucap Bunga menampakkan wajah sedihnya "kalian?"tatapku ke 3 orang lelaki brengsek "sama hehe" jewabnya "eh busett dah" jawabku. Akhirnya kami berbincang bincang sambil makan dikantin.
***teeeeng teeeng teeeeng teeng***
            (Bel berbunyi)
     "Bel udah bunyi tuh masuk yuk" ajakku ke mereka sambil mau membayar makanan dan minuman kami tadi "eh,put ini teh es berapa?" Tanya Senja sambil mengambil uang disakunya "eh gausah saya aja yang bayar" jawabku "seriusan?aku jadi ga enak,makasih ya :)" jawabnya sambil senyum "iya iya,sama-sama" jawabku sambil tersenyum balik "nah Senja kamu harus tau Putraa itu baik banget" kata Bunga dan "tapii bohonggg,makasih ya putt"jawab mereka berempat sekaligus,sambil berjalan pergi "anyinkk dah" ucapku ke mereka "heheh temenku emang gitu maklumin ya" ucapku ke Senja "hahah Asiik ya temenmu :)" jawabnya sambil kami berjalan menuju kelas dan ia cerita "dulu aku juga punya temen sebelum pindah,mereka sama kayak temenmu awalnya tapi akhirnya aku mengenal siapa diri mereka semua saat aku lagi membutuhkan sebab aku lagi ribut dengan orang tua ku dan uang jajan ku ga di kasih selama 2 hari dan disitu aku mulai ngerasa kalo mereka mau temenan sama ku cuma karena materi,dan untungnya papaku dipindah tugas kan disini akhirnya aku bisa ikut dengannya dan meninggalkan semua penjilat itu" ucapnya hingga sampai di depan pintu kelas "yaudah tar lanjutin lagi ya ceritamu,masuk kelas dulu yuk" ucapku "iya iya"jawabnya. Setelah beberapa jam belajar akhirnya jam isoma dan saya belum melihat Riyadi masuk ke kelas, Rombongan Bunga pun datang ke kelas untuk mengajak sholat ke Mushola saya pun tak lupa mengajak senja "ikut ga?sholat" sambil melihat Senja "mau sih,tapi gabawa mukenah" jawab Senja "Di mushola ada kok mukenah,yukk udah keburu adzan nihh" ucap Bunga "iya iya aku ikut"jawab senja.
      Setelah sholat kami langsung menuju kantin untuk membeli minuman karena cuaca yang cukup panas membuat  kerongkongan kering."es teh 2 sama es jeruk 3 buk" ucap bunga ke ibuk kantin,Kami pun berbincang bincang sambil menunggu pesanan kami datang. "Nih es nyaaa" ucap buk kantin,kami pun menikmati minuman yang telah diberi dan ngobrol sedikit, sampai akhirnya
*teeeengg tengg tengggggg
Bel sekolah pun berbunyi 3 kali petanda siswa diperbolehkan pulang kerumah masing-masing dan tentu saja kami senang..."pulang cepat nih,main rumah ku yuk??" Ajak bunga "bolehh gw juga bawak kartu uno di dalem tas"jawabku "ayooolah udah lama ga main uno" ujar gilang "ayokk cepetan ambilin tas"ujar galang pun. Sesampainya dirumah Bunga kami pun membuat cemilan yang cocok untuk menemenami kami bermain uno nantinya,setelah searching-searching di gugel akhirnya kami memasak kentang stik keju,setelah masak kami pun bermain dan tanpa sadar kami bermaim cukup lama hingga jam menunjukkan pukul 15.47 kami pun bersiap siap untuk pulang dan tak lupa pamit ke ibu Bunga,Galang dan gilang langsung pulang setelah pamit, "lo gimana? Tanyaku ke Senja "gatau nih,ga ada yang ngangkat telpon gw" Jawab senja "bareng gw aja yuk"ajakku "emang gapapa?rumah ku lumayan jauh loh" ujar Senja "gapapa,hayuu keburu sore nih"jawabku pula,Akhirnya saya mengantarkan  Senja pulang walau rumahnya lumayan jauh dari rumah Bunga. Di perjalanam kami banyak berbicang satu sama lain sampai ke rumah Senja,Sesudah mengantarkan senja saya langsung pulang kerumah beristirahat dan tanpa sengaja saya tidur dari magrib sampe paginyaaa...oh my god,untung aja ga ada tugas.Saya pun langsung bersiap siap untuk kesekolah,sampai disekolah masih sama seperti biasanya saya selalu bertemu dengan berengsek sialan itu.


     Pada akhirnya 1 semester telah terlewati Aku dan Senja semakin dekat dan semakin sering kami jalan bareng,Sesudah ujian kami pun diberikan libur oleh guru walaupun hanya 2 minggu,dan saya semakin sering berjalan dengan Senja dan suatu hari saya mengajak senja ke pantai sembari menikmati matahari tenggelam "bagus ya mataharinya"kata Senja sambil merebahkan kepalanya kepundakku....."ehh eh iya baguss yaa,ga kek biasanya,mendung"jawabku gugup "eh sorry ya"kata senja sambil mengangkat kepalanya dari pundakku "hehhh gapapa kok heheh" ucapku sambil sedikit senyum "heheh"Senja tertawa kecil sambil sedikit tersenyum.

———————————bersambung—————————

SABTU,MALAM.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang