tiga

5K 635 68
                                        


"SAN WOOYOUNG PINGSAN!"

Yunho yang posisinya paling dekat dengan Wooyoung terkejut melihat temannya tiba-tiba terjatuh dan tergeletak di tengah lapangan, Yunho menghampirinya lalu berteriak.

San dan yang lainnya mendengar itu langsung berlari menghampiri Yunho dan Wooyoung, San berjongkok lalu mengangkat tubuh Wooyoung lalu membawanya ke pinggir lapangan sambil mengipas-ngipas muka Wooyoung dengan tangannya

"Eh kalian jangan di sini semua kasian Wooyoung butuh udara" Ucap San melihat semua teman-temannya mengerumini dirinya dan Wooyoung

Seonghwa tiba-tiba datang membawakan kayu putih dan air hangat

"Nih lu balurin ya di area hidung sama pelipisnya" kata Seonghwa memberikan kayu putih kepada San

San mengambil kayu putih di tangan Seonghwa lalu melakukan seperti apa yang Seonghwa katakan.

San menyenderkan kepala Wooyoung di dada bidangnya agar Wooyoung lebih nyaman, Seonghwa membantu Wooyoung meminum air hangat yang sudah ia bawakan.

"San lu bawa Wooyoung ke uks ya" titah Seonghwa

San cuman nganggung lalu kembali menggendong Wooyoung menuju uks yang tidak terlalu jauh dari tempat mereka sekarang.

"Kak Seonghwa, kita udahan larinya?" Tanya Mingi setelah San dan Wooyoung menghilang

Seonghwa menghela nafasnya lalu tersenyum sabar

"Iya udah istirahat aja, kalo lu yang pingsan takutnya ga ada yang mau bantuiin" ucap Seonghwa membuat Yunho tertawa terbahak-bahak

.

.

#UKS

San membaringkan tubuh Wooyoung dengan perlahan di kasur uks kampusnya, San juga membalurkan kayu putih ke telapak tangan Wooyoung dan di area hidung nya.

"S...san.. gw haus" ucap Wooyoung setengah sadar

San mengambil segelas air hangat lalu membantu Wooyoung memegangi gelas itu.

"lu mau makan? gw cariin makan ya?" tawar San

Wooyoung menggeleng pelan lalu menahan lengan San

"temenin gw, gw takut sendirian" ucapnya pelan

"tapi lu harus makan"

"gw beli makan sebentar doang ntar langsung balik lagi ke sini ya?" San melepaskan tangan Wooyoung dari lengannya

Wooyoung yang merasa membutuhkan makanan akhirnya mengagguk menyetujui

"jangan lama-lama"

"iyaa"

"janji??" Wooyoung mengeluarkan kelingkingnya

"iyaaaa" San melingkari kelingking Wooyoung dengan kelingkingnya

San berlari kecil menuju kantin, ia membelikan bubur untuk Wooyoung. Untung saja kantin kampus mereka cukup besar dan lengkap jadi San dengan mudah mendapatkan apa yang ia butuhkan

"Gimana Wooyoung?" Tanya Yunho saat San sedang menunggu buburnya

"udah sadar, ini mau ngasih bubur" jelas San

"kayanya buburnya lama, lu temenin Wooyoung aja dulu deh mendingan kasian dia sendiri takut kenapa-napa" kata Mingi

"ntar buburnya kita anter" tambah Yunho

"okeoke.. gomawo" San pun kembali berlari kecil agar lebih cepat sampai ke uks karena ia telah berjanji tidak akan meninggalkan Wooyoung terlalu lama

Mr. Homophobic [WooSan]✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang