"Zaera,jadi...siapa?"tanya Na Jaemin dengan tatapan tajam nan dinginnya.
Aku menggigit bibir dalamku, memainkan jari-jariku dan menatap kedua pemuda yang kini menatapku dengan penasaran,menunggu jawaban yang kupilih.
"Zaera?"tanya Hyunjin padaku saa...
Maaf banget kalau ada banyak typo.. Votenya jangan lupa ya^^
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy Reading...
Ketiga orang yang berbeda gender juga terpaut jarak satu tahun lebih tua dariku kini duduk di depanku dengan Na Jaemin yang berada di sampingku.Dari kedua mataku,ekspresi mereka berbeda.
Kak Jaehyun yang menatap tajam aku.
Kak Doyoung yang mengeluarkan napas berkali-kali dengan wajah kesalnya.
Dan Kak Taeyong yang...memperhatikan Jaemin sangat lekat seperti menilai seseorang.
Lalu pandanganku beralih pada Jaemin yang duduk dengan punggung disenderkan, kedua tangan yang dimasukkan ke dalam saku,dan kaki kiri yang tertaruh di paha kanannya.
Sangatlah santai.
Berbeda denganku yang malah memaikan jari-jari dengan kepala menunduk.Persis seolah aku adalah anak kecil yang tengah ketakutan karena melakukan kesalahan.
Padahal aku merasa...kalau aku sama sekali tak berulah sekarang.
"Jadi?"tanya Kak Jaehyun setelah membuang napas kasar.
Aku meneguk ludahku lalu mengangkat kepala."Maaf..,"
Aku melirik sekilas ke Jaemin,entah benar atau tidak,tapi aku melihat Jaemin menatapku dengan tatapan...protes?
"Kenapa pulangnya lama?"tanya Kak Jaehyun.
Sontak aku berdecak gemas."Kak Jaehyun gak liat?tadi hujan kan?"
Kak Doyoung dengan cepat menatap Kak Jaehyun lalu..
Tak
"Aw,"ringis Kak Jaehyun ketika Kak Doyoung menjitaknya.
"Setelah gue pikir,kata Zaera bener juga.Udah tau lagi hujan tapi Lo malah gak nyusulin,"ceramahnya.
"Ya kan..gue panik."
Kak Doyoung berdecih pelan."Panik bisa bikin orang mendadak bego ya."
"Ra,kamu kenapa gak angkat panggilan dari kakak?"
Aku menipiskan bibir lalu tersenyum kaku."Batreinya habis,lupa."menggaruk tengkuk yang tidak gatal.
Ctak
Aku menatap Kak Jaehyun dengan tatapan bertanya saat dia menjentikkan jarinya.
"Nah..Doy,berarti ini salah Zaera lah."
Aku menganga saat Kak Jaehyun melempar kesalahan padaku."Lah kok jadi aku?udah tahu aku gak bisa diangkat tapi malah gak nyusul."protesku.