Pagi di SMA ANGANJANGAN di awali dengan gerimis gerinai, aku datang dengan raut datar, bibir pucat yang tak ada selera untuk sarapan, dan rambut yang masih lusuh belum ku tata
tiba-tiba seseorang menepuk bahu ku dari arah belakang.
"Ri tunggu dong" menepuk bahuku."Siap—oh Leo, iya ada apa?"
"Bareng ya"
"Ayo, apa sih yang ngga buat singa yang paling cantik" tak sengaja aku keceplosan mengatakan itu.
"Apa coba ulang lagi Ari?"
"Ngga ah males masih pagi dingin" jawabku ogah-ogahan bicara.
"Ya udah ngga jadi bareng kita!"
"Bercanda"
"Tetep aja males!" Leo memalingkan mukanya ke arah lain.
"(Lihat saja pagi-pagi minta di tampol nih orang ngambek mulu kerjaannya *)" kata ku di dalam hati.
"Hm pr udah?"
"Udah"
"Nanti Leo liat ya"
"Bukannya udah kan kemarin ngerjain bareng"
"Belum lah"
"Ya udah"
"Irit senyum mulu si, coba-coba sini menghadap ke Leo terus senyum" Leo langsung memegangi bahuku—tanpa kata-kata aku langsung menuruti nya dengan ikhlas, aura ku sedikit keluar. Leo langsung senyum kembali dan ku tahu Leo berdegup kencang.
"(Lo ganteng banget si Ri*)"
"Cie ka Leo udah punya pacar ya sekarang..selamat ya haha"
"Wih Leo.." seseorang lalu-lalang memperhatikan kami.
"(Ngapain lagi nih cewek senyumin gue gitu)—lepas Leo diliatin orang" aku kembali dengan raut datarku sebelum nya.
"Iya"
"Udah ah" aku mempercepat langkahku.
"Eh Ari tunggu sebentar," Leo langsung mengejar dan menyamai langkahku—gadis ini benar-benar sangat nge-fans dengan ku haha.
"Nanti bel"
"Temenin Leo ke perpustakaan mau ya plis" tak berucap kata aku langsung meninggalkan Leo dan masuk kelas untuk menaruh ransel ku.
"Ari mau ngga? nanti Leo pergi sama Fiyyo sebel lagi" Fiyyo? laki-laki mana dia? fikirku.
"Pasti di anterin makanya cepet"
"Ah serius?"
"Iya"
"Bener ya Ari?"
"Iya"
"Bener nih ya serius ya Ari ga boong kan?"
"Iya Leo, cantik"
"Coba tadi bilang apa ulang lagi"
"Iya"
"Ah gitu males, ya udah Leo pergi sendiri aja"
"Hee pergi aja udah" aku ingin melihat ekspresi nya ketika marah jadi ku ledek saja dia.
"Jahat"
"Tinggal jalan aja cerewet banget, (kemarin kenapa di mute si lagian salah ngucap jadi makin cerewet kan aduh Ri apes dah)" hatiku—aku langsung berjalan diikuti Leo dibelakang ku sampai ke perpustakaan.
"A ternyata Ari ngikutin terima kasih ya udah mau temenin Leo"
"Gak usah lebay cepet"
"Ih iya"
***

KAMU SEDANG MEMBACA
ARI, HATI, DAN FILOSOFI
FantasyCerita awal: Leo & Aquarius Ini cerita ku tentang singa cantik yang aku temui. Pameran buku di kota pada setiap minggunya di adakan sama, aku pergi ke sana bersama bunda. saat memilih milih dia berebut buku 'asal kau tahu' dengan gadis yang memegan...