"Menjual organ dalam? Kejam sekali mereka? Tidak memiliki rasa perikemanusiaan sedikitpun!"
Jaehyun mengangguk angguk "kucing licik itu benar benar kejam, hatinya keras, bahkan lebih pantas disebut manusia tidak punya hati"
Yuri menatap laptopnya "aku bisa membantumu, aku bisa menjadi karyawan di perusahaan LTY Corp."
"Lalu?"
"Lalu aku akan mencari tahu, sedalam mungkin, tenang saja, jangan ragukan profesiku, membuat identitas palsu? Itu keahlianku, tuan Jung"
Jaehyun menatap Yuri, kemudian bertopang dagu
"Lakukanlah yang terbaik, jangan membuat suami sahabatmu ini kecewa dengan kinerjamu"
Yuri terdiam dua detik, kemudian tertawa terbahak bahak
"A-apa? Aku tidak salah dengar? Suami sahabatku? Suami Kwon Eunbi maksudmu?"
Jaehyun menaikan satu alisnya, heran, dimana letak lawakannya?
"Hei tuan Jung, kau ini bukan siapa siapanya! Suami? Haha! Kapan kalian menikah?"
Jaehyun mengerutkan keningnya "kami menikah beberapa hari lalu, sekitar lima hari lalu"
Yuri masih tertawa, kemudian telunjuknya menusuk kening Jaehyun
"Hanya pernikahan palsu bukan? Jadi kau hanya suami palsu nya!" setelah puas tertawa, Yuri menyesap kopinya"Tapi aku mencintainya"
Seketika itu Yuri menyemburkan kopi yang baru saja diminumnya
***
"Bohong"
"Astaga eonni, untuk apa aku berbohong, ia sendiri mengatakannya kepadaku!"
Eunbi mengerutkan keningnya "bualanmu saja, hanya untuk menghiburku"
"Oh Tuhan! Yakinkan lah wanita ini bahwa yang kuucapkan bukan sebuah bualan!"
Eunbi mendecih "jangan lebay"
Terdengar suara gebrakan meja diujung sana "untuk apa aku bohong tentang ini, eonni, ia sendiri mengatakannya, ah andai saja kata kata itu kurekam!"
Eunbi menatap jari jari kukunya "lalu? Kau akan perdengarkan rekaman itu kepadaku?"
"Entah! Aku tidak tahu!"
Eunbi terkekeh "sudah ngambek rupanya"
Tuut... Tuut...
Benar saja, Yuri menutup telponnya sepihak, artinya ia mengambek
Eunbi masih tak percaya dengan laporan Yuri tadi, Jaehyun berkata bahwa Jaehyun mencintainya, bagaimana semudah itu Jaehyun mencintainya? Bukannya mereka baru saja mengenal sebentar? Hidup seatap pun karena usulan Yuri
Tapi mereka pernah melakukan hal itu, apakah dengan itu saja membuat Jaehyun jatuh cinta? Tidak mungkin, ia tahu nafsu pria, jadi wajar saja bila Jaehyun tidak bisa menahan hasrat biologisnya, apalagi mereka sedang berkesempatan tinggal berdua, saja
Tiba tiba Eunbi dikejutkan dengan Jaehyun yang tiba tiba memeluk tubuhnya dari belakang
Tubuh Eunbi mematung seketika, matanya terbelalak, terkejut dengan serangan dadakan ini
"Nuna, aku merindukanmu"
Bisikan Jaehyun membuat bulu roma Eunbi merinding, apalagi Jaehyun sekarang sedang mengendus endus ceruk lehernya, menghisap kuat kuat aroma tubuh Eunbi yang memabukkan, namun kini menenangkannya
