"Enghh.." lenguhmu. Kamu membuka mata. Kamu mencium aroma obat-obatan (lebih tepatnya rumah sakit).
Kami menoleh ke kanan. Ada boboiboy yang tertidur dengan muka di sembunyikan di tangan kirinya dan tangan kanannya memegang tangan kananmu yang di infus.
Kamu mencoba bangun dari tempat tidur. Boboiboy yang terusik dengan itu langsung bangun.
"(Yn)!" Seru boboiboy langsung memeluk mu dengan erat.
Kamu terkejut tapi kamu tetap membalas pelukan.
"Erm.. boboiboy aku.. kenapa?" Tanyamu dengan gugup sambil melepaskan pelukan.
"Hm.. kamu.." boboiboy menjeda kata²nya. Air matanya sudah tidak dapat dibendung lagi di kelopak matanya.
"Aku kenapa?" Kamu memiringkan kepala.
"Kamu.. dibuli" ucap boboiboy sedih dengan Bu air mata yang menetes dari matanya.
"O..oh.. t..tapi kenapa kamu nangis?" Tanyamu.
"I..ini.. hiks.. ini semua.. salahku hiks.. karena aku.. kamu di buli hiks.." ucap boboiboy dengan nada bersalah.
Kami terdiam. Kamu menatap iba boboiboy yang sedang menangis.
"Sudahlah boboiboy aku masih hidup, kamu jangan menangis kamu kan laki-laki" katamu sambil menghapus air mata boboiboy.
"Hiks.. i..iya (yn)" kata boboiboy dan menghapus sisa air matanya.
"Nah gitu dong kamu kan cowok lagian kalo kamu nangis gak ada fangril lagi deh" katamu dengan nada mengolok
"Hmph! Dasar!" Cemberut boboiboy sambil menggembungkan pipinya.
"Wahh.. boboiboy cemberut huwaa.. kiyudd:v" ucapmu sambil mencubit pipi boboiboy.
"Aww.. sakit (yn)" ucap boboiboy sambil memegang pipinya dengan rona merah.
Kalian berdua pun tertawa bersama. Tak lama kemudian, dokter datang dan mengatakan bahwa kamu boleh pulang.
Yang mau tau gimana nasib Riris,moya,dan ahse, mereka bertiga di keluarkan dari sekolah karena udah kesekian kalinya mereka membuli. Bwahahaha sukurin:v
Back to you and boboiboy.
Sesampainya di rumah...
"Boboiboy kamu gak sekolah?" Tanyamu sambil duduk di sofa
"Ohh.. jadi tadi ada rapat dadakan" jelas boboiboy. "Dan kita libur satu Minggu"
"Owh" ucapmu
Kryukk..
Tiba tiba, perutmu berbunyi.Wajahmu merona merah. Wajar saja karena kamu belum makan.
"Ah iya kamu kan belum makan bentar ya aku siapin makanan dulu" kata boboiboy sambil ke dapur.
Kamu hanya diam menatap keluar rumah.
Tak lama boboiboy pun sampai dengan membawa bubur dan air putih. Kamu menatap makanan itu dengan pandangan kosong.
"Kenapa (yn)? Buburnya kebanyakan? Atau mau air hangat?" Tanya boboiboy
"Engga cuma.. aku gak nafsu makan" ucapmu
"Tapi kamu tetap harus makan!" Kata boboiboy dengan menaikkan nada bicaranya
"Tapi aku gak mau makan!" Kata mu
"Makan!"
"Engga!"
"Makan!"
"Engga!"
"Yaudah kalo kamu gak mau makan kamu di infus lagi" ujar boboiboy
Kamu menyadari bahwa tangan kanan mu tadi diinfus. Walaupun sekarang sudah dilepas tapi perihnya nauzubillah:v.
"Huh.. iya deh iya" ucapmu pasrah.
Kamu melahap sesuap bubur.
"Gimana buburnya enak gak?" Tanya boboiboy
"Hm.. enak emang kamu belajar dari mana? Masa roh bisa masak bubur" Balasmu sambil terkekeh
"Di dapur ada buku resep yaudah kupake" ucap boboiboy sambil duduk di sebelahmu dan menyalakan tv.
Kamu pun melahap habis bubur yang dibuat boboiboy. Tak terasa waktu sudah pukul 05:00. Boboiboy menyimpan piring dan gelas yang kamu pakai dan segera mandi.
"(Yn) kamu mandi pake air hangat ya" kata boboiboy sambil mengambil handuk
"Oke" ucapmu
To Be Continued...
KAMU SEDANG MEMBACA
[Boboiboy X Readers]
Fiksi Penggemartentang boboiboy x Readers ya Dibaca dibaca.. Yg gak suka silahkan minggat:v
![[Boboiboy X Readers]](https://img.wattpad.com/cover/225998489-64-k333351.jpg)