Raga yang kau renggut

29 7 2
                                        

   Padam,menyala,lalu pulih kembali. Jiwa yang patah bahkan retak lalu bisa normal kembali. Hancur dan berantakan hingga bisa berdiri kembali. Kau renggut bahagia yang bahkan kau ciptakan sendiri. Kau bawa lari perasaan yang kau tanamkan berulang kali. Bahkan kini kau renggut raga yang bahkan sepunuhnya kau jaga.

  Entah jalan mana lagi yang harus ditempuh bersamaan dengan kamu yang dengan sendirinya membuat rapuh. Lalu apa yang kita kejar kemarin kalo detik ini kita selesai. Lalu apa bayangan kemarin pada akhirnya kita sekarang angan. Lalu apa yang kita harapin kemarin hingga kini kau berpaling.

"Aku kira semuanya gak pernah sia-sia, ternyata hanya perkiraan yang tak pernah terjadi akhirnya."

SETENGAH ADATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang