Patahan yang pulih

9 3 0
                                        

  Keangkuhan mana yang kau banggakan dulu sewaktu memori kita masih berjalan utuh. Kesakitan mana kemarin yang kau gores sewaktu aku meminta untuk berbaikan saja. Lelah kita kemarin kau lupakan, patahku kemarin ingin kau sembuhkan. Tak ada guna lagi itu sekarang, semua begitu berjalan baik saat kau hilang di ujung pelik. Patah kemarin sekarang pulih sendiri walau tanpa kamu yang dulu kuanggap dapat mengobatinya.

Sepatah apa kemarin aku rasa kamu tidak berhak tahu, karena itu masalalu. Sekarang kuganti cerita baru dengan orang yang tak kuharap sepertimu. 

SETENGAH ADATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang