Entah berantah yang kita lalui bersama namun akhirnya memilih udahan aja. Kita berdua kejam pada hati yang berharap sisi baik dari cinta yang sakit. Jalan kita seharusnya sama, namun kau lebih me milih tidak sejalan dengan alasan kita punya capaian masing-masing. Harusnya capaian itu kita tempuh searah daripada harus beda-beda tujuan.
Tak apalah, sudah terlanjur, sudah perih, juga sudah patah. Jalan ku sekarang vakum terlebih dahulu karena cerita didalamnya enggan bersama. Jalanmu teruskan yang pada akhirnya aku tidak berharap bisa menyusulmu. Semoga aman-aman kamunya, jangan lupa kalo sakit harus ingat-ingat orang yang telah kau sakiti juga. Mustahil sekali kau putar balik jalanmu. Mustahil juga kuharapkan orang yang sepertimu....
Kita dua jalan yang sama, namun ada yang tidak bercerita
KAMU SEDANG MEMBACA
SETENGAH ADA
Ficção AdolescenteKita tak pernah menyadari ketulusan mana yang memberi arti, pun kita tak pernah menyangka kesetian mana yang datang tanpa diduga. Semua pilihan adalah jalan, dan semua hal-hal yang bersangkut erat dengan itu harus kita genggam, Sampai suatu hari...
