1~Memories

181 57 30
                                        

Bagian 1~Memories
.
.
.

Kyla POV

Aku sedang duduk di kursi taman London-Inggris seorang diri sembari mengisi waktu kosong ku dengan hobi menggambarku. Ya, saat aku umur 5 tahun aku dibawa pindah oleh orangtuaku dan melanjutkan pendidikan di sini. Saat aku sedang fokus menggambar ada seorang anak perempuan menghampiriku dan memuji gambarku.

"Gambar punya Kaka cantik, persis seperti orangnya."

Aku hanya tertawa menanggapi apa yang anak lucu itu ucapkan. Dia melanjutkan ucapannya

"Aku juga suka menggambar, tapi aku dilarang keras oleh ibuku, katanya itu hanya membuang buang waktu"

"Sab..-" Saat aku ingin menjawab ucapannya anak itu ditarik oleh seorang wanita yang sudah berumur, kuperkirakan itu adalah ibunya.

"Kamu ingat kan kamu tidak boleh berbicara dengan orang asing?" Wanita itu menggendong anak perempuan nya menjauhiku, anak itu tersenyum kepadaku sambil memangkat kedua jempolnya menandakan 'tidak apa apa'  dan aku pun balas tersenyum kepadanya.

Aku jadi teringat masa kecilku dulu saat aku tidak mengikuti keinginan ibuku dan ibu berkata "Kamu tau kan surga itu ada di telapak kaki ibu?". Ya, setidaknya kata itu membuatku menuruti semua keinginannya.

Aku kembali merenung sendirian sambil mengingat kenangan tentang masa kecilku.

****

12 tahun yang lalu

Seorang perempuan yang sedang menggambar di kamarnya tiba tiba aktifitas nya terhenti karena mendengar suara anak lelaki yang memanggilnya.

"Halo..tes..tes.. Kyla?"

Kyla pun bangkit berdiri dan diam di jendela yang terbuka dan mengambil telepon kaleng yang bersuara tersebut lalu menempelkan pada kupingnya.

Kyla pun bangkit berdiri dan diam di jendela yang terbuka dan mengambil telepon kaleng yang bersuara tersebut lalu menempelkan pada kupingnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kyla, kamu belum tidur?"

Dia adalah Marvel, sahabat Kyla, rumahnya bertetanggaan, karena kamar Kyla ada di lantai atas maka Marvel membuatkan telepon kaleng itu agar mereka bisa selalu berbincang-bincang.

"Belum Vel, aku lagi menggambar."

"Memangnya kamu menggambar apa?"

"Ini rahasia dong."

"Kyla kamu belum tidur?!"  Adinda(ibu Kyla) menghampiri putrinya ke dalam kamar, dan terlihat Kyla yang sedang menatap keluar jendela.

"Kamu lagi apa hah?!"

"Aku lagi ngobrol sama Marvel Ma."

Tentang Cinta [TAMAT]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang