Bagian 5~Dislike
.
.
.
Di cafe tadi Kyla di telepon oleh Mama nya untuk segera pulang ke rumah, Kyla tidak tahu apa alasan Adinda menyuruhnya untuk pulang cepat, dia hanya menuruti keinginan Mama nya itu, barangkali ada hal penting yang ingin di sampaikan oleh Mama nya.
Saat sampai ke rumah dia melihat Mama nya sedang berbincang dengan seorang cowok yang entah siapa itu, kira kira cowok itu seumuran dengannya.
"Eh Kyla kamu udah pulang, sini duduk Deket Mama." Ujar Adinda saat melihat putrinya itu sampai rumah. Kyla mendekati Mama nya tanpa mengucapkan apapun dan langsung duduk di sebelah Mama nya.
"Nahh Farhan ini Kyla, tambah cantik kan dia sekarang?" Cowok yang tadi di panggil Farhan itu hanya menganggukkan kepalanya dan tersenyum simpul ke arah Kyla.
Kyla tidak memperkenalkan dirinya karena tadi sudah di sebutkan oleh Mama nya, bahkan untuk balas tersenyum pun ia tidak mau.
Kemudian Farhan mengulurkan tangannya sambil tersenyum ke hadapan Kyla "Hai, gue Farhan."
Meski tidak suka Kyla tetap membalas uluran tangan lelaki itu meski tetap dengan raut wajah yang datar "Lo udah tau nama gue."
Adinda yang merasakan kecanggungan diantara mereka memecah keheningan dengan menceritakan kehidupan mereka saat masih kecil.
"Ehm, kalian masih inget ga yah? Kalian itu suka main waktu masih kecil, akrab banget. Suka peluk pelukan juga, bahkan waktu itu kalian mau di jodohkan terus kalian iya iya aja sambil pelukan."
Adinda menceritakan kisah mereka dengan senyum bahagia, Farhan tersenyum mendengarnya dan Kyla terlihat tidak suka saat Mama nya bercerita seperti itu.
"Namanya juga anak kecil, pasti iya iya aja diomongin apa juga." Balas Kyla sambil memutar bola matanya, jengah dengan apa yang diucapkan oleh Mama nya.
"Oh iya nak Farhan, tadi Kyla bilang dia mau jalan jalan, tapi Mama takut dia tersesat karena baru pulang lagi kesini jadi tadi disuruh balik lagi ke rumah, kamu mau yah anterin Kyla jalan jalan?"
Sebelum Farhan menjawab ucapan Adinda, Kyla langsung menolak "Eh eh gausah! Ma, Kyla bisa sendiri ko, gausah ngajak ngajak orang lain."
"Mmm jangan sendiri, Jakarta keras." Ujar Farhan sambil tersenyum.
"Tuh bener apa yang dibilang Farhan, biar kamu ada yang jagain juga."
Kyla menghela nafas panjang "Keras apaan, emang batu apa? Ma, ini masih siang, aku bisa pergi sendiri naik sepeda, tinggal bawa peta beres kan? Lagian tadi juga aku ga kenapa-napa"
"Kyla, tidak ada bantahan! Kamu mau jalan jalan kan? Yaudah sana sama Farhan naik mobil, biar leluasa juga keliling kota Jakarta nya."
Kyla berdecak dan segera bangkit dari duduknya "Ck, yaudah ayo cepetan!"
Farhan ikut berdiri dari duduknya dan pamit kepada Adinda "Tante, Farhan sama Kyla keluar dulu yah."
"Iya, jangan terlalu larut pulang nya, Tante titipin Kyla sama kamu." Farhan menyalami tangan Adinda disusul oleh Kyla, dan mereka berdua keluar dari rumah lalu masuk ke dalam mobil.
Saat di dalam mobil keadaan sangat canggung, bukan karena tidak ada yang membuka pembicaraan terlebih dahulu, tetapi karena Kyla yang tidak menjawab pertanyaan yang di lontarkan oleh Farhan, terkadang Kyla hanya berdeham saja untuk menjawabnya.
"Kyl..?"
"Hm"
"Lo mau jalan-jalan kemana?"
"Serah"
KAMU SEDANG MEMBACA
Tentang Cinta [TAMAT]
Romance[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Kamu adalah alasan aku untuk bertahan selama ini, Kamu juga adalah alasan aku untuk tetap berjuang, Dan aku ingin berterimakasih kepada cinta, Karena Tentang Cinta kembali menyatukan aku dengan kamu. [Start : 22 Juni 2020] [...
![Tentang Cinta [TAMAT]](https://img.wattpad.com/cover/228301349-64-k311159.jpg)