Tiba-tiba Rizal mengalihkan pandangannya pada Keyna menatap lekat matanya. Saat ini ia merasa dadanya sesak, entah mengapa ini, rasanya ia ingin meluapkan kemarahan namun ia sadar posisi ia saat ini bukan siapa-siapa Keyna.
***
" Punya ngga kak?" Tanya Keyna kembali." Sini hp Lo!" Lalu Rizal memberi nomor Willy, dengan sengaja Rizal pula menyimpa nomor Keyna, lalu mengembalikan hp nya kembali.
Suara dering ponsel berbunyi membuat Keyna terkejut, nama seseorang sudah tertera di layar ponselnya, ia Sissy.
" Lo udah nyampe alam kubur ya key?, atau udah nyampe neraka lo?, Dari tadi nyari toilet aja lama banget, gak ketemu aa gimana?," Celoteh Sissy panjang.
"Apaansih sis, ini gw lagi makan dulu kalo mau pulang duluan, duluan aja kali." Balas keyna.
" Yaudah deh gw sama Lyra duluan ya, soalnya gw ada janji sama seseorang disini."
" Ya," singkat Keyna.
Lalu Sissy mematikan sambungan, dan segera bergegas menemui seseorang.
" Udah lama banget gw gak ketemu dia, dulu waktu kecil dia ikut orang tuanya ke Singapore untuk urusan pekerjaan. Sayangnya kita cuma sahabat, tapi gw bersyukur sih walaupun sahabatan. Dia perhatian banget ke gw hihi." Curhat Sissy pada Lyra.
" Oh, tapi dia masih inget Lo gitu sis?" Tanya Lyra.
" kita sering DM lewat ig Ra, jadi gaada halangan selagi dia jauh dari gw," jawab Sissy.
" Oh gitu."
Gw harap dia sekarang ini gak anggep gw sebatas sahabat aja, gw nyimpen perasaan ke dia lama. Batin Sissy.
" Sissy!" Panggil seseorang dari jauh.
Sissy menengok sembari tersenyum bahagia bisa bertemu seseorang tersebut. Sissy menghampiri orang tersebut.
" Gimana kabar Lo?" Ucap orang tersebut sambil tersenyum.
" Baik, Lo gimana?"
" Baik juga, ini siapa?" Tanya seseorang tersebut.
" Oh iya ini Lyra, temen kelas gw, Lyra ini Agas sahabat kecil gw." Jelas Sissy memperkenalkan.
Lyra hanya mengangguk memperkenalkan dirinya. Lalu mereka berbincang-bincang di taman tersebut. Disisi lain Lyra merasa dirinya hanya jadi obat nyamuk saja dari tadi tidak ada yang mengajaknya berbicara.
***
Saat ini Keyna pulang ke rumah nya, ia diantar oleh Rizal. Keyna langsung melangkahkan kaki menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya di ranjang. Suara ponsel berbunyi membuatnya bangun terduduk.
Nomor tidak dikenal batinnya.
" Halo," suara seseorang.
" i-iya ini siapa?" Ucap Keyna bingung, namun saat ini ia rasa,ia mengenal suara berat ala-ala cogan itu. Apakah ituu...
" Gw Rizal, maaf gw ngambil nomor Lo tanpa izin, soalnya kalo izin pasti gak boleh kan?" Jawab seseorang yang memang adalah Rizal.
" Oh," jawab Keyna singkat.
" Udah istirahat, Lo capek kan?, Gw tutup ya, jangan lupa simpen nomor gw takut aja Lo rindu gw, mimpi indah Keyna Aulia Margaretha, hihi." Jawab Rizal sembari tertawa kecil, dan menutup sambungannya.
Keyna merasa detakan jantung yang begitu cepat. Ia merasa seperti di telepon oleh pacar, akhirnya Keyna merasakan itu setelah lama ia jomblo. Ya bukanya pertama kali sih mendapatkan ucapan itu, kadang Sissy juga disuruh Keyna untuk mengucapkan mimpi indah, selamat malam, astagfirullah lesbi. Hehe.
Pede banget sih kakak cogan yang satu ini ya ampun. Batinnya.
Maaf baru update lagi ya, lagi gak mood aja gitu😅
Yang udah baca ceritanya big love buat kalian♥️❣️
Yang baca jangan lupa vote dongg🥺
Udah, maapin typo yaa
happy reading 🍒🍒🍒

KAMU SEDANG MEMBACA
Keyna Story
Teen FictionKeyna Aulia Margaretha atau dipanggil key yang tetap kukuh akan rasa sukanya pada kakak kelasnya yang selalu acuh padanya, tapi tak membuat rasa suka key berkurang. Disisi lain Rizaldi Arbana cowok Humoris dan tampan impian para siswi di SMK Bina A...