“maksud anda?” tanya kepala panti bingung
Bukan menjawab Sehun hanya tersenyum manis, dia membungkukkan badannya sedikit dan kemudian berjalan keluar dari ruangan besar itu. Sehun yakin dengan keyakinannya dan dia yakin bahwa dia tak pernah meleset, meleset pun pasti hanya sekitar 5 persen dari 100 persen.
Sehun menatap foto anak-anak ditangannya, ada Yoona dan ada Luhan dan disana ada teman Luhan yang menjadi bawahan Luhan untuk melakukan aksi ilegalnya. Sehun tahu kepala panti disini sedang menyembunyikan sesuatu, dilihat dari bangunan panti yang seperti dibangun pada tahun-tahun lama, kemungkinan besar ada ruangan rahasia dibawah tanah
Tak mau ambil pusing, Sehun langsung bergegas ke mobil sport birunya dan melajukannya dengan penuh wibawa, ‘sudah cukup permainannya anak-anak’ batinnya tersenyum licik.
—-
Seorang namja masuk kesebuah ruangan yang hanya diterangi sinar lampu berwarna samar, disana ada seorang wanita duduk terikat dengan kulit yang tersayat ringan. Wajahnya terlihat benar-benar pucat, dia lemas terkulai di kursi itu. lelaki itu mendekatinya pelan seraya mengelus rambutnya ragu. Wanita itu tersentak bangun dan menatap lelaki itu dengan tatapan takut. Lelaki itu memberi sinyal pada wanita didepannya agar tak membuat suara gaduh yang menyebabkan temannya yang lain datang
“tenang, aku kemari bukan untuk melakukan apa yang mereka lakukan padamu” kata lelaki itu, wanita didepannya diam menatapnya takut
Lelaki itu mengeluarkan sebuah botol kecil yang bisa diyakini itu adalah sebuah pil dan ditangannya yang lain dia membawa botol air mineral yang masih tersegel
“minumlah, ini vitamin” katanya mencoba memberikan pil itu pada wanita didepannya tapi wanita itu menolaknya
“ayolah, jangan menolak, ini akan membuat kondisi tubuhmu jauh lebih baik daripada yang sekarang. Aku tak akan menyakitimu, sungguh” kata lelaki itu
“apa jaminan kau melakukan hal ini?” tanya —Yeri sinis
Lelaki itu menghela nafasnya pelan, “mianhe, aku hanya—ingin kau minum pil ini, aku tak ingin yang lain tahu tentang ini. jebal, minumlah” mohon lelaki itu
Dengan ragu Yeri membuka mulutnya, lelaki itu membantunya meminum pil yang dibawanya. Setelah selesai, lelaki itu tersenyum manis dan kemudian pergi meninggalkan Yeri sendirian karena dia takut hyungnya akan membunuhnya jika mereka tahu lelaki ini telah membantu Yeri
Yeri terdiam melihat kelakuan lelaki tadi, lelaki itu memang sangat berbeda dengan orang-orang yang memperlakukannya selama ini dengan kasar, bahkan luka sayatan ini sengaja mereka lakukan untuk membuat kondisinya melemah tapi lelaki itu, lelaki itu membantunya seperti dengan membawakannya makanan dan obat secara diam-diam bahkan sekarang memberinya vitamin
‘apa yang dia inginkan? Kenapa dia membantuku?’ batin Yeri
‘appa, apa kau berniat tak menyelamatkanku?’ batin Yeri mulai menangis lagi
Ingin dia rasanya berteriak agar semua orang diluar mendengarnya tapi itu percuma, sebab ruangan ini kedap suara, sekuat apapun kau mencoba tak akan ada hasilnya, hasil lain pun adalah mereka semakin menyiksamu
BRAK!
Seseorang membuka pintu besi itu dengan kasar dan menatap Yeri dengan tatapan tajam penuh kebencian yang mendalam
PLAK!
Tanpa berkata lelaki itu langsung menampar Yeri hingga membuat gadis itu terjatuh bersama kursi yang didudukinya. Nafas lelaki itu tersenggal penuh amarah, lelaki itu ingin sekali lagi menghujam Yeri tapi seseorang yang lain datang dan menahan tangannya
KAMU SEDANG MEMBACA
FACE OFF (Remake Ver. Yoonhun)
ActionFace Off bercerita tentang Oh Sehun, seorang Dektetif dari Kepolisian daerah Seoul yang terobsesi untuk menangkap seorang Cracker bernama Wu Yifan yang 3 tahun lalu membuat anaknya terbunuh. Dalam perburuan untuk menangkap Cracker yang Oh sehun gila...
