"akhir nya selesai juga"Wulan melangkah kan kaki keluar kampus,dia kembali teringat untuk pergi ke alamat yang di sebut kan oleh ibu di angkot tadi,iya memang menulis nya di buku agar tidak melupakan nya..

"Aku harus bergegas kesana,bukan ka akan lebih baik jika tidak di tunda"ucap nya dengan langkah yang semakin cepat menuju pinggir jalan mencari angkutan umum yang akan mengantar nya ke tepat tersebut

Di dalam perjalanan menuju alamat tersebut tak henti- henti nya Wulan berkhayal,iya berharap setelah ini kehidupan nya dengan sang mama tidak akan sengsara lagi,
Setelah aku sukses tidak akan ada lagi mahh yang akan menghina kita dan aku akan mencari papa,akan kuberikan balasan sakit hati mama kepada papah dan selingkuhan jalang nya itu....
Ucap Wulan dengan penuh harapan

Sesampai nya iya di alamat tersebut iya langsung mengetuk pintu rumah yang sangat mewah seperti istana itu,pintu itu kini terbuka munculah salah satu art pemilik rumah itu,wulan di persilahkan masuk oleh art tersebut

"Aku belum pernah memasuki rumah semewah ini"gumam nya dalam hati

Karena terlalu sibuk memperhatikan rumah yang mewah itu,tak sadar ada suara yang memanggil nya dari belakang suara nya begitu berat dan dingin
"Apa kau akan tetap menatap rumah ini dengan mulut yang mengangah terus?"
Wulan yang mendengar itu mengarah kan wajah ke arah suara tersebut,iya langsung berdiri dan menundukan kepala
"Maaf tuan"ucap Wulan dengan suara yang kecil tapi bisa di dengar oleh lelaki itu

Lelaki itu melangkah kan kaki nya menuju kursi yang mewah itu,jika saja di suruh memilih Wulan akan membeli rumah lagi dari pada membeli kursi yang mewah ini
"Duduk lah"ucap lelaki itu dengan sangat dingin
Wulan yang mendengar itu langsung duduk di kursi
"A..ap..aa tuan masih mencari pembantu?"ucap Wulan yang terbata-bata,keringat nya kini membasahi pelipis nya,segala macam rasa bercampur aduk di fikiran nya

"Bisa kah kamu menyebut kan nama mu dulu?
Setelah itu baru kau tanya kan tentang pekerjaan"ucap lelaki itu,masih saja dengan sikap dingin nya

"Owhh maaf tuan,aku wulan aku mendengar kabar kalau tuan sedang mencari pembantu,tuan apakah aku bisa menjadi salah satu pekerja di rumah mu,tenang saja aku bisa segala nya aku bisa memasak,mencuci,membersihkan,bahkan aku bisa mengangkat berat jika kau mau"ucap Wulan dengan segala ceplas ceplos nya
"Apakah termaksud dengan kepuasan tubuhku?"lelaki itu kini mengangkat satu alis nya,iya juga tidak tau mengapa iya bisa mengatakan itu pada wanita yang sekarang berada di depan nya,

Lain dengan Wulan,iya tiba-tiba diam seakan-seakan mulut nya di bungkam oleh seseorang
Melihat ekspresi yang di berikan oleh Wulan,lelaki itu pun mengatakan bahwa diri nya hanya bercanda dengan omongan nya

Rayhan...itu lah nama lelaki itu yang kini Terbesit di fikiran Wulan
"apakah aku akan tetap baik-baik saja jika bersama dengan boss baru ku itu??"fikir wulan
"Aahhhhh,cukup sial"sembari menggaruk-garuk kepala nya yang tidak gatal,hari sdah sore untuk berpa menit Wulan akan sampai di rumah nya,Wulan memang sengaja tidak menggunakan angkot saat ingin pulang,akan lebih irit untuk jalan kaki saja.itu lahh ucapan wulan..apalagi Wulan sudah biasa berjalan kaki jadi tidak terasa berat jika iya berjalan sejauh itu

  *************

Pov Rayhan

"Ahhh apa yang ku ucap kan pada gadis itu"dengan kesal iya mengacak rambut nya yang rapi itu

"Mengapa aku sangat ingin iya menjadi pembantu istimewa ku,sebagai art yang akan mengurus ku sepenuh nya "dalam hati Reyhan yang terus bertengkar dengan fikiran nya sendiri

Semenjak Reyhan dan kekasih nya putus sikap dingin dan kejam nya muncul merasuki Reyhan
Sebab iya sangat menyayangi mantan kekasih nya itu apalagi hubungan nya dengan mantan kekasih nya sudah 3 thn lama nya,tetapi karena kekasih nya ingin keluar negri untuk melanjut kan kuliah nya,kekasih nya tersebut memutus kan nya secara sepihak
Reyhan tidak menolak dan juga tidak menerimah nya,dia bukan lahh orang yang bisa tunduk hanya karena cinta di hati nya ada amarah dan juga cinta yang saling berlawanan yang membuat nya dingin seperti sekarang

Tetapi semenjak pertemuan nya dengan Wulan siang tadi,hati reyhan merasakan hal yang berbeda

Apakah ini rasa yang sama seperti pertama kali nya iya merasakan jatuh cinta dengan mantan kekasi nya??

Fiuuhh😥😥😥
Cukup ini dulu yahh

Menerimah kritikan atau pun saran dari kakak-kakak

Apakah Rayhan jatuh cinta dengan Wulan?
Tidk sabar dengan cerita selanjut nya💪💪
Jangan lupa vote..vote....vote 🙏🙏

Terikat JanjiTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang