Jeon Jungkook, Banyak orang pertama kali bertemu dengannya pasti akan mengatakan bahwa ia adalah laki laki tercantik dan termanis yang pernah ada. Tapi siapa yang mengira senyuman gigi kelinci menggemaskan itu ternyata menyimpan nafsu membunuh yang...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
-Warn! 4,9k -
-Remember; Typo is normal!-
-Please baca ampe abis, aku capek ngetik😗-
/
/
/
Diary
Sebuah catatan harian yang berisi kejadian kejadian yang mengesankan.
/
/
/
Day-4
/
/
"Eomma mau kemana..,hiks..,hiks.., eomma jangan pergi kesana!"
"Eomma tidak akan pergi kemana-mana sayang..,"
"Eomma janji?"
"Iya, eomma janji akan selalu bersama Jungkookie..,"
Baru sebentar janji itu terucap, seketika tubuh ibunya ditarik seseorang menjauh dari depannya.
"EOMMA!!!" Teriaknya ketakutan dan putus asa saat bayangan ibunya menghilang dan berganti dengan kobaran api dan hujan darah yang membasahi piyama putihnya.
"Eomma..,hiks..,eomma jahat sekali sama Kookie! Kenapa Kookie ditinggalkan sendiri disini!" Rintihnya saat rasa sakit dan nyeri menghantam kepalanya membuatnya tak sadarkan diri.
/
/
"Selamat pagi Tuan V." Sapa para pelayan dan bodyguard yang menyambut kedatangan Taehyung setelah lembur di markas selama 2 hari berturut-turut. Taehyung hanya memberikan senyum datar khas miliknya dan segera mencari Daniel.
"Ya! Daniel! Kenapa kau tak ada di tempat Daniel-ah?" Tanya Taehyung karena di saat para bodyguard menyambutnya Daniel malah berada di taman belakang tengah memberi makan kucing persia kesayangannya.
"Karena hyunglah yang sering memintaku untuk bertindak selayaknya anggota keluarga inti Kim dan juga adik angkat seorang Kim Taehyung." Jawab Daniel asal, ia terus memberi makan kucingnya tak terlalu memperdulikan Tae.
"Kekeke, kau benar juga Niel-ah, ngomong-ngomong dimana Jungkook?"
"Aku tak tau, mungkin saja ia masih tidur."
Setelah mendengar hal itu Taehyung segera berjalan menuju kamar Jungkook ada hal penting yang ingin ia bicarakan dengan manusia keras kepala itu.
Taehyung mendorong pintu kamar Jungkook tapi pintu itu dikunci dari dalam oleh empunya. Tak habis akal, Taehyung berjalan memasuki kamarnya, ia berniat masuk ke kamar Jungkook melalui pintu penghubung.