Note : Diharapkan bagi seluruh pembaca untuk membaca Chapter Sebelumnya Agar Paham Isi Dari Cerita ini. Terimakasih.....
***********************
Day16: sudah 2 Minggu berlalu, tak terasa aku menulis Diary ini. Sekarang hari Selasa dan seperti biasa aku Melakukan kegiatan sehari hariku. Ya aku adalah seorang Penulis yang menurutku Gagal. Aku tidak dapat Memenuhi kebutihan sehari hariku hanya sebagai Penulis. Uang yang ku dapat Hanya sekitar 800 ribu per 2 bulan. Hanya berbekal kemampuan menulis yang tidak terlalu hebat, mengingat aku anak yang Kabur dari Keluargaku. Aku hanya ingin Membuktikan Kepada mereka Kalau Aku bisa sukses seperti kakaku. Memang sangat menyakitkan Mengulang Kembali kisah ku dulu. Tapi akan ku coba Menceritakanya pelan pelan. Aku harap dapat meredupkan kesedihanku dengan mengeluarkan Semuanya. Aku terlahir Di Keluarga yang biasa saja. Papaku bekerja sebagai Nahkoda kapal Ferry yang menghubungkan Antar Pulau, Sehingga Ia pulang hanya 2 kali seminggu, lebih tepatnya Tiap hari Jumat Dan sabtu. Ibuku hanya seorang Rumah tangga biasa Yang mengurus 4 anaknya. Dari Ketempat anaknya Aku adalah anak Paling terakhir. Sebenernya aku terlahir dengan Kelainan kulit, Albino. Ketiga kakakku terkadang Tidak memperlakukanku dengan Baik, Sehingga Aku Sudah biasa menerima rasa Sakit dari Orang lain. Intinya aku merasa Tidak Nyaman Berada Di Keluarga ku. Seseorang Yang paling ku sayang adalah Papaku. Ia mengetahui isi hati ku. Aku merasa hanya ia yang mengeti perasaan ku. Sejak Sd, aku tertarik dengan Film Dan Novel. Menurutku keduanya itu merupakan Seni Terhebat Di Muka Bumi ini. Karena Film bermula dengan Tulisan, Sehingga menulis menjadi Hobiku. Setelah aku lulus Sd, Kakak pertama ku Di terima menjadi Dokter yang berdinas Di Rumah Sakit pemerintah. Tak lama kemudian Kakak kedua Dan ketiga ku Masing Masing menjadi Pengusaha Dan manajer Di Suatu hotel ternama. Hal tersebut Membuatku menjadi lebih terasingkan. Tetapi Papaku Selalu menyemangatiku tanpa henti. Salah satu ucapan yang ku ingat darinya adalah "hidup adalah sebuah petualangan, jangan mudah menyerah". Lalu ada lagi Kata Yang menyadarkanku. "Semua Orang memiliki masalahnya Masing Masing. Janganlah berpikir hanya diriku yang memiliki masalah. Tidak ada seorang pun yang Memiliki jalan hidup seiindah Senja mata hari terbenam.". Sehingga Sampai hari ini, aku menikmati rasa Sakit yang Datang dari Orang lain. Sudah seperti mesin pengolah, aku dapat mengolah rasa Pahit menjadi manis Di hati ku.
**********************
Day 17 : mungkin 2 hari Terakhir ini, aku harus bangun awal untuk Menceritakan Kisahku. Sekarang sudah jam 5 Kurang. Aku akan memberikan judul Part ini adalah "kisah si Gula". Karena aku merasa seperti gula Yang berguna tetapi Tidak Di anggap. Teh yang Di berikan Gula akan Di namakan Teh Manis, bukan Teh gula. Sama Seperti kisah ku dulu. Hampir sama seperti kisah cinderella, tetapi mungkin Kisahku lebih menyakitkan lagi. Aku dipaksa membersihkan Rumah, mencuci baju, memasak, membersihkan toilet. Tetapi yang lebih parah dari Kisahku adalah disuruh oleh ibu kandungku sendiri. 3 Kakakku Diperlakukan seperti Emas sedangkan Aku Tidak. Tak lama setelah aku naik Kelas 8 atau smp kelas 2, ayahku Mengalami Kecelakaan. Kapal yang ia kendarai Terbakar Di tengah laut, Karena tangki bensin bocor, itulah yang Dikatakan teman Papaku. Saat - Saat itulah aku merasa Berada Di titik terendah Di hidupku. Kakak pertamaku Ternyata Ditangkap basah Menggunakan narkotika berjenis Sabu. Dan pada akhirnya Ekonomi Keluargaku Merendah. Keluargaku hancur lebur Saat itu. Dan Sampai sekarang aku Tidak tau Kondisi mereka. Semoga baik baik saja. Mungkin Seseorang yang membaca ini suatu hari nanti bertanya tanya bagaimana aku kabur Dari tempat asalku hingga sampai disini. Memang aneh, jadi beberapa tahun lalu aku mencoba untuk kabur dari rumah. Yang kupikirkan saat itu adalah aku menyelinap disuatu konteiner Di pelabuhan dekat rumahku, dengan harapan Kapal membawaku kesuatu Tempat yang jauh. Tetapi ekspetasi tidak sesuai dengan realitanya. Saat aku ingin mencoba menyelinap disuatu Konteiner Makanan, ada pemeriksaan ulang Terhadap isi Konteiner yang dilakukan petugas. Sehingga aku ketahuan Dan Sempat dikira anak yang kabur dari Rumah yatim piatu. Saat mereka memasukanku ke Mobil, tanpa mereka sadari aku lari dan bersembunyi Di truk berisi Muatan logistik. Setelah bermenit menit bersembunyi didalam,Truk itu tiba tiba berjalan menjauh dari pelabuhan. Saat itu juga aku merasa lelah dan mulai tidur. Berjam jam kemudian aku bangun dan Temperatur yang aku rasakan sangat jauh berbeda dengan tadi malam. Aku merasakan hawa panas sekali. Setelah aku mencoba membuka dan melihat, ternyata aku sudah didalam Bagasi pesawat. Singkat cerita, pesawat itupun mendarat disuatu bandara dan disitu hidupku dimulai. Ya, itulah cerita singkat tentang Hidupku. Sudah dulu, aku harus mulai bekerja.
Chapter 4 (Coming soon)
KAMU SEDANG MEMBACA
Mona itu Nyata [Berlanjut!!]
Mystery / Thriller"Dia nyata. Aku Melihatnya dengan mata Kepalaku sendiri. Dia ada diantara kita." ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ ⚠️DILARANG MENJIPLAK KARYA INI⚠️ ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ [Update Seminggu sekali atau lebih!] ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Deskripsi Tentang cerita ini...
![Mona itu Nyata [Berlanjut!!]](https://img.wattpad.com/cover/229897798-64-k33602.jpg)