🦋🌧
— 3 Bulan berlalu
Ella, Kak Rayyan dan nenek kakeknya akhirnya memutuskan untuk pindah dari Bogor ke Bandung, karena keinginan Ella. Hari ini adalah hari pertama masuk sekolah Ella ke SMA yang baru
"Ella sayanggg, cepet turun. Ini Kak Rayyan udah nungguin nakk" teriak nenek dari dapur. "Iya nekk ini Ella udah mau turun kok" jawab Ella sambil menuruni anak tangga. "makan dulu roti sama susunya, harus habis yaaa" kata kakek kepada Ella. "Siapp kekkk" jawab Ella.
"Ayooo dekkk dah mau jam 7 " Ajak Kak Rayyan. "Iyaa Kak bentar, gue pake sepatu dulu" jawab Ella sambil memakai sepatunya, lalu berpamitan dengan nenek kakeknya dan pergi masuk ke dalam mobil bersama kakaknya.
Perjalanan ke sekolah, Ella memperhatikan lalu-lalangnya gedung-gedung dan pepohonan yang rindang.
"Nanti lo bisakan pulang sendiri? Gue ada janji sama temen-temen gue" kata Kak Rayyan. "Mmm.. bisa keknya" jawab Ella sambil bersiap-siap untuk turun dari mobilnya bersama dengan kakaknya.
Lalu mereka turun dari mobil setelah mendapat parkir. Kak Rayyan masuk duluan ke dalam lingkungan sekolah Ella, sementara Ella hanya membututitnya saja dari belakang.
Cukup banyak pasang mata yang memperhatikannya dengan Kak Rayyan, mungkin karena ia anak baru.
Setelah sampai diruang Kepala Sekolah dan selesai untuk pengenalan kepada guru-guru, Kak Rayyan pamit karena ada kampus pagi. "Lo jangan aneh-aneh ya disekolah baru lo" nasehat Kak Rayyan kepada Ella. "Emang gue bakalan ngapain?" tanya Ella.
"Ga ngapa-ngapain sih, tapi jaga-jaga aja. Kalo lo kenapa-kenapa langsung bilang ke gue yaa" jawab Kak Rayyan sambil berjalan pergi meninggalkan Ella.
ELLA POV
"Ayo ibu antar nak ke kelas mu" seru Bu Ratna, guru yang sekaligu wali kelas ku. "Iya buu" jawab gue singkat. Semua murid udah nggak ada yang berkeliaran, tapi masih aja banyak pasang mata yang ngeliatin gue.
Pas gue lagi mau ke kelas, ada segerombolan cowo yang lewat dan gue nggak sengaja nabrak bahu dia. "Ehh sorry-sorry gue nggak sengaja" kata gue minta maaf ke cowo yang nggak sengaja gue tabrak.
Temen-temennya reflek langsung ngeliat kebelakang termasuk Bu Ratna juga. "Kalo punya mata dipake, liat kek jangan asal nabrak orang aja" celetus cowo yang gue nggak tau namanya siapa.
"Kan gue juga udah bilang maaf ke lo, gimana sihh" balas gue nggak terima. "Kenza dan kalian semua, kenapa belum masuk kelas hah?" Tanya Bu Ratna.
Mereka hanya cengar-cengir dan pergi ninggalin temennya, tapi cowo yang namanya Kenza masih ngeliatin gue. "Lo anak baru ya, pantesan gue baru liat" kata Kenza, lalu pergi ninggalin temen-temennya dan gue.
KENZA POV
Gue sama yang lain mau pergi ke rooftop buat mabal jam pertama. Perjalanan ke rooftop gue ketemu Bu Ratna bareng sama murid Cewek, gue bodoamat sih paling juga anak baru.
"Eh woyy, anak baru tuu yang bareng sama Bu Ratna cantik pisan woy" seru Gilang ke temem-temen gue. Gue langsung ngeliat, cantik sih gue akuin.
Ngelewatin Bu Ratna, si anak baru ini nggak sengaja nabrak bahu gue. "Ehh sorry-sorry gue nggak sengaja" katanya. Gue sebenernya yang salah soalnya gue yang sengaja nabrak bahunya.
"Kalo punya mata dipake, liat kek jangan asal nabrak orang aja" kata gue yang nggak mau ngakuin kalo itu kesalahan gue.
"Kan gue juga udah bilang maaf ke lo, gimana sihh" balasnya nggak terima. Gue liatin terus ni cewek dari atas sampai ke bawah "Lo anak baru ya, pantesan gue baru liat" kata gue sambil pergi ninggalin tu cewek.

KAMU SEDANG MEMBACA
ELLA & KENZA
Teen FictionKedua orangtuanya berpisah saat ia masih berumur 9 tahun. Sejak berpisahnya kedua orangtuanya, sudah tidak ada lagi tawa terdengar dari Ella dan tidak ada lagi senyum yang terukir diwajahnya, hanya ada rasa kecewa dan marah yang ia pendam. Hari-hari...