Semakin tua, hari semakin tidak bersahabat
Makin banyak yang harus dikejar
Tapi makin banyak juga yang harus direlakan
Satu per satu semuanya menghilang
Aku sendirian saat aku sedih
Aku sendiri menguatkan diri sendiri yang semakin rapuh dan sepi
Semakin tua kita semakin tidak punya teman
Sepertinya waktu sudah mulai menyuruh kita untuk usaha sendiri
Ga baik bergantung terus sama manusia lain
Manusia lain juga hidup kan
Sama saja seperti kamu sendiri
Sudahlah, ga penting banding - bandingkan kemampuan kita
Semua dari kita bisa hebat dengan cara kita sendiri
Tergantung bagaimana kita memainkan perannya
Kalau kamu jadi baik, ya lingkungan kamu akan menjadi baik
Kalau kamu jahat, jangan tinggal di bumi
Kasihan orang - orang baik nya
Untuk aku yang sekarang mungkin sedang di pencundangi semesta
Tolong sabar ya, pelangi ga pernah datang terlambat
Ia selalu tepat waktu
Ya, tepat waktu kamu setelah rapuh - rapuhnya
Usaha kamu sudah luar biasa
Selebihnya biarkan tangan tuhan yang bekerja
Kita ga berhak atas hasil
Yang kita tahu hanya berusaha lebih keras lagi
Sesekali gapapa ngeluh tentang semesta
Nangis sebentar juga gapapa
Air matamu berhak untuk teriak
Karena tuannya sudah terlalu lelah berpetualang
Sejauh ini jangan disesali yang sudah - sudah ya
Menoleh kebelakang dan menangisinya lagi
Itu adalah ciri - ciri manusia lemah
Dan aku manusia nya
Jangan bilang siapa - siapa waktu aku menangis malam ini
Aku tidak ingin terlihat payah
Karena senyumku sering dianggap indah oleh teman dekatku
Untuk saat ini aku benar - benar butuh pelukan
Sepertinya menumpahkan semuanya dipundak seseorang akan jauh lebih nyaman
Sepertinya diusap sebentar akan jauh lebih baik
Sementara, aku hanya ingin melihat perjuangan orang - orang diluar sana
Ternyata tidak hanya aku yang sedang menangis
Dan ternyata aku tidak sendirian
Malam ini sepertinya akan menjadi malam perjanjian ku dengan diriku sendiri
“ Jadi manusia baik ya ”
Walaupun orang - orang pada jahat
Biarin aja, nanti juga capek sendiri
Tolong tetap tegar berdiri ya
Tolong bangkit seribu kali lagi
Karena dibelakang masih ada sosok yang harus dibahagiakan
Jangan egois, waktu kecil kamu pernah menangis dipangkunya
Sekarang sudah dewasa, tolong jangan pernah bikin dia susah
Kalau hari semakin malam semakin gelap
Begitu juga dengan usia
Semakin hari akan semakin tua
Dan gelap
Semoga hari tidak lekas malam ya
Dan semoga usia tidak lekas sirna
Karena tantangan untuk membahagiakan nya
Belum genap semua
-Khoirul Triann
Ig :@khoirultriann
KAMU SEDANG MEMBACA
Podcast {HIATUS}
JugendliteraturHanya beberapa bait sajak yang tak bisa diutarakan melalui lisan namun hanya sebatas tulisan.
