Sekarang keadaan diluar sedang mendung,Asuna sedikit kelelahan dan juga kelaparan akibat tidak makan teratur kemarin dan juga ia juga kurang tidur.
Koro-sensei menjelaskan bahwa kelas E akan kedatangan murid baru lagi,dan Ritsu juga sudah mengenal murid itu.
Asuna terlalu malas untuk mendengarkan semua ocehan dan juga percakapan orang orang,ditambah lagi moodnya sedang tidak memadai untuk sekarang.
"Hey Asuna,kau sakit? kau terlihat pucat" tanya Karma.
"Aku baik baik saja,hanya kelelahan" jawab Asuna.
Tentu Karma tidak mempercayai Asuna begitu saja,Asuna terlihat pucat dan juga sangat lemah.Ia bahkan sering meringis kesakitan dan memegang perutnya.
Lalu datang seorang pria yg memakai pakaian serba putih.
ia memperkenalkan namanya Shiro karena pakaiannya yg serba putih.
Ia bilang bahwa ia adalah wali dari murid yg akan datang hari ini.
Tiba tiba dinding belakang hancur dan muncul seseorang bersurai biru pucat dengan tatapan kosong.
Ia duduk diantara Karma dan juga Terasaka.
Asuna yg sedari menidurkan tubuhnya diatas meja pun mendudukkan dirinya dan menatap Itona tajam.
"Aku menang,terbukti kalau aku lebih kuat dari dinding kelas ini" ucap bocah yg bernama bersurai biru pucat ini.
"Masuknya lewat pintu dong!" teriak semua murid kecuali Asuna dan Karma serta Terasaka karena Itona masuk dengan tidak santainya lewat tembok belakang kelas.
"Hanya itu yg penting,itu saja." gumam Itona lagi.
Lagi lagi,kelas E mendapat murid yg merepotkan.
"ini Horibe Itona,panggil saja dia Itona" ucap Shiro disamping Koro-sensei.
Tiba tiba Karma mengangkat suaranya,
"Hey,Itona-kun.ada yg sedikit mengganggu ku"
"Kamu datang dari luar kan? enggak bawa apa apa?" tanya Karma.
"Padahal diluar sana hujan deras,kenapa kamu enggak basah sama sekali?" tanya Karma lagi.
Itona mengedarkan pandangannya keseluruh kelas,lalu ia berdiri dari duduknya dan menghampiri Karma.
"Sepertinya kau orang paling kuat dikelas ini"
"Tapi jangan khawatir......."
Itona meletakkan telapak tangannya di kepala Karma.
"Kau lebih lemah dariku,jadi takkan kubunuh" ujar Itona.
"Singkirkan tangan kotormu dari kepalanya" Asuna masih menatap tajam Itona.
Itona menarik tangannya dan berjalan lagi menghampiri Asuna.
"Kau juga sepertinya kuat," Itona meletakkan tangannya dipipi Asuna.
"Tapi kau juga lebih lemah dariku,aku juga takkan membunuhmu" ucap Itona.
Karma mendecih kesal.
Itona menarik tangan nya dan berjalan kedepan kelas.
"Yg ingin kubunuh hanyalah......"
"Orang orang yg mungkin lebih kuat dari ku" ucap Itona.
"dikelas ini,Koro-sensei......."
"Tidak lain adalah kau" ujar Itona sambil menunjuk Koro-sensei.
Sedangkan koro-sensei sendiri malah sedang makan cemilan.

KAMU SEDANG MEMBACA
●My-Killer● [Karma X OC ]
FantasyAsuna adalah murid baru kelas 3-E diSMP Kunugigaoka,ia dipindahkan dari kelas A akibat menentang salah satu peraturan sekolah. Namun ia sama sekali tidak menyesal apapun disana,malahan ia lebih senang berada di kelas E. Namun Asuna lupa tentang tuju...