Part 1 (A)

7 0 0
                                    

(Elleina's POV)

Elleina's pov

Gue Elleina, anak baru SMA Victory School. Gue pindahan dari Bogor ke Jakarta. Hari ini hari pertama gue. Doain aja lancar.

"Goodbye ma". Gue melambaikan tangan seiring mobil nyokap gue berjalan setelah nganter gue. Gue berputar menghadap gedung sekolah yang bisa dibilang elit ini.

Baru aja gue ngelangkah masuk dan... BRAK. "Sorry, gue ngga liat liat".  Kata cowok bule yang baru aja nabrak gue.

Ganteng juga

Apaan sih

"Iya, santai aja". Jujur gue harus ngelihat ke atas banget karena dia ketinggian. "Gue Luke". Dia jabatin tanganya ke gue. "Gue Elleina, murid baru disini". Seulas senyum muncul di bibir gue ngelihat senyuman sosok bule di depan gue. "Sorry, bahasa Indonesia gue ngga terlalu bagus, gue asli dari Australia". Dia bilang. "I can see that. Maksud gue, gue bisa liat kalo elo itu bukan orang Indonesia". Dia senyum lagi. Kok gue seneng banget sih ngeliat senyum bule di depan gue ini, padahal baru juga kenal.

"Luke!".  Panggil seseorang yang tiba-tiba dateng ke arah gue dan Luke.

Elah ganggu aja sih

"Hey bro!" "This is Calum". Luke bilang sambil nepuk nepuk pundak Calum. "Hi, gue Elleina". Kayaknya dia juga bule deh, tapi dari mana ya. Masa dari Aussie juga. "Lo temenya Luke?". Gue nanya sama sosok laki-laki di sebelah Luke tapi malah Luke yang jawab. "Gue sama Calum udah sahabatan dari lama, we're both Australian, we moved here together". Gue menganggukan kepala. "Umm... gue duluan ya, I need to find my class first". Gue bilang dan melangkah kan kaki gue untuk berjalan sebelum tangan gue di cegat sama Luke. "Lo kelas berapa?". Tanya Luke dan masih meganging tangan gue. "Umm.. gue masuk kelas 12 Mipa 2".
Gue deg-degan gini amat ya cuma karena tangan gue dipegang sama Luke. Tiba-tiba senyum dia melebar. "We're classmate then! Bareng aja yuk". Kata Luke dan masih menggenggam tangan gue. Gue cuma nganggukin kepala. Tangan gue masih dia genggam seiring kami bertiga jalan ke kelas. Gue perhatiin si Luke baik banget ya, ramah dan senyumnya bikin gue deg-degan nggak jelas. Sedangkan si Calum kenapa kayaknya jutek gitu sih.

"Ini kelasnya, lo mau duduk dimana?". Kata Luke seraya kita masuk ke kelas. "Gue enggak tau, gue ambil yang kosong aja deh". Kata gue dan langsung gue tempatin tempat duduk yang kayaknya nggak ada deh yang duduk disini.
Luke dan Calum jalan searah sama gue, dan... Hah di duduk di sebelah gue?. Ya enggak sebangku sama gue sih tapi tetep aja sebelahan. "Lo emang duduk disitu?". Tanya gue sama Luke. Dia ngangguk. "Kebetulan ya, lo ngambilnya yang pas deket sama gue. Jadikan bisa ngobrol enak". Duh, senyumnya. "Kalo temen sebangku gue siapa ya?". Gue tanya sama Luke. "Oh, kalo disitu biasanya Leoni. Dia orangnya baik kok". Gue menanggukan kepala.

Bell udah bunyi dan para siswa mulai banyak yang masuk kelas. "Hai! Lo anak baru ya?". Kata cewek yang baru aja duduk disebelah gue. "Iya, lo Leoni?". Kata gue. "Iya, kok lo bisa tau nama gue sih? Btw nama lo sapa". Tanya cewek berambut panjang itu. "Gue Elleina, gue tau nama lo dari Luke". Gue sekilas ngelihat ke arah Luke yang lagi ngobrol sama Calum. Emang ganteng ya tuh bule. Sebenernya tanpa dia bilang dia bule gue juga udah ngerti, logat bicaranya aja kebule bulean gitu. Gue membalikan hadapan gue ke Leoni. "Lo udah kenal sama dia?". Tanya Leoni. "Luke maksud lo? Iya udah tadi pas di lobby". Gue bilang aja apa yang terjadi. "Gila! Lo beruntung banget ya, dateng-dateng langsung kenalnya sama murid ter-hits disini". Ter-hits? Jadi dia anak populer, ya iyalah orang gantengnya aja sempurna. Tapi kok ramah banget ya, enggak kayak orang-orang populer yang biasanya ada di film-film. "Kok beruntung?". Tanya gue. "Ya iyalah! Cewek-cewek tuh pada gengsi gitu kalo mau kenalan sama dia karena dia nggak pernah ngedeketin cewek cewek, tapi ya yang ngedeketin dia juga ngga sedikit. Coba aja lo tanya satu sekolah, siapa yang enggak tau Luke Hemmings sama Calum Hood coba?". Calum juga? Ih mikir apa sih gue, pasti lah orang dia sahabatnya si Luke. "Ooh".

Who Would I Choose?Where stories live. Discover now