Chapter 13 - Thinking about him

1.5K 267 28
                                    

Hak cipta pada cerita ini sepenuhnya milik Felixyz_Arion, karakter yang digunakan sepenuhnya milik karya MXTX - Scum Villain Self Saving System

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Hak cipta pada cerita ini sepenuhnya milik Felixyz_Arion, karakter yang digunakan sepenuhnya milik karya MXTX - Scum Villain Self Saving System.

Gambar di dalam cerita ini bersumber dari Google dan Pinterest.

Selamat membaca

....

********

..


Di sebuah daerah terpencil yang tidak bernama, sosok-sosok hitam bermunculan dari bayang kegelapan.
Para sosok hitam itu sedang mengelilingi seorang pemuda sebagai pusatnya.

Sosok tersebut tidak terlihat ramah. Mereka terlihat hitam dan mematikan. Aura mereka menguar ke udara, mampu membuat manusia biasa menggigil kedinginan.

Namun tidak sedikit pun berefek pada seorang pemuda yang sedang berdiri angkuh di tengah pengepungan tersebut.

Pemuda itu dengan angkuh berdiri bagai naga yang tidak tergoyahkan.
Menatap setiap sosok hitam itu dengan pandangan menyelidik yang menusuk.

Suasana pada saat itu sangat hening dan mencekam. Bahkan jika ada jarum yang jatuh, itu akan terdengar cukup nyaring di telinga mereka.

Ketika keheningan terus berlanjut, salah satu sosok hitam yang diduga pemimpin diantara mereka, maju dengan berani menghampiri pemuda yang sedang berdiri angkuh tersebut.

Sosok itu membungkuk, diikuti oleh sosok hitam lainnya dibelakangnya.

"Tuan."

Mereka membungkuk dengan satu kaki menekuk di tanah. Menunjukkan penghormatan tertinggi sebagai budak dari tuannya.

Sosok pemimpin hitam itu membungkuk untuk beberapa waktu. Ketika dirinya tidak mendapatkan tanggapan apapun dari tuannya, ia memberanikan diri untuk berdiri kembali. Melihat pemimpin itu berdiri, sosok lain di belakangnya juga ikut berdiri tegak.

"Tuan, yang rendah ini membawa berita untuk anda."

Sosok pemimpin hitam itu maju selangkah dan memberikan sebuah gulungan yang ia keluarkan dari balik baju luarannya.

Tuan itu mengambilnya. Membukanya, lalu membaca dengan cepat. Ekspresi yang diberikan oleh tuan itu dingin, acuh dan terdapat jejak menjijikan yang ditunjukkan pada gulungan itu.

Setelah membacanya, tuan itu membekukan gulungan itu lalu menghancurkannya menjadi kepingan kecil yang tidak terhitung jumlahnya.

Sosok pemimpin hitam itu menghela nafas gugup. Sedangkan bawahan di belakangnya berusaha untuk menahan nafas takut.

"Bawa cacing itu ke sini."

Suara berat magnetis namun dingin memberikan perintah sepihak. Tanpa tuan itu sadari, aura mematikan menguar dari tubuhnya yang tegap dan kokoh. Membuat semua orang di hadapannya menelan ludah dan keringat dingin menggantung di pelipis mereka.

[BL Fanfict Scum Villain Self Saving System] - First TimeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang