Bagaimana rasanya menjadi korban keegoisan mereka? Iya mereka, kedua insan yang dulu saling mencintai kini saling membenci. Cintanya tak lagi berlabuh di tempat yang sama dan hatinya pun tak lagi untuk orang yang sama.
Rumah yang dibangun bertahun-tahun lamanya mampu retak dalam sekejap, kepercayaan yang dibangun sejak lama kini telah hancur. Dan,
janji suci yang diucapkan dihadapkan banyak orang serta di saksikan oleh Tuhan tak ada artinya lagi. kata 'sampai maut memisahkan' pun hanya bualan belaka. Tak ada lagi yang dapat dipercaya.Setelah semuanya hancur mereka pergi yang satunya pergi bersama pilihannya yang satunya lagi pergi bersama rasa sakit dan mencari kesenangannya agar luka itu dapat ia lupakan. Mereka pergi meninggalkan penghuni lainnya dengan luka dan rasa sakit yang teramat dalam. Membiarkan penghuni itu hidup bersama para luka yang membuat sesak
Spacesky_
Lampung
[ Sabtu, 29 Agustus 2020 ]

KAMU SEDANG MEMBACA
Broken Home Quotes
Random[SEBELUM BACA JANGAN LUPA FOLLOW^^] Highest rank #1 Motivation #2 Kekosongan "Tak ada seorang anak yang menginginkan adanya kehancuran dalam sebuah keluarga, tak ada seorang anak yang menginginkan hidup di tengah-tengah sosok egois, dan tak ada se...