Palsu!
Semuanya penipu
Tidak ada kebenaran
Hanya ada bualan
Pertama kali aku mendengarnya
Sanjungan membuncah dari hatiku untuknya
Namun saat berita lainnya datang
Sanjungan tersebut perlahan menghilang
Kata-kata manis yang mengguncang sanubari
Nyatanya hanya kulit ari yang begitu tipis
Senyuman yang menenangkan matanya
Ternyata adalah senjata untuk menjadi pengkhianat
Tampilan menyegarkan
Ternyata pembungkus kebusukan
Sejarah luar biasa yang dicatat
Hanyalah tulisan hampa yang cacat
Atas nama keegoisan
Yang dituai adalah kemunafikan
Demi nama citra
Yang ditabur adalah pengkhianatan
⚠
Tasikmalaya, 30 Agustus 2020
Sarebu01
@Revi Bunga
Note: plis, apa susahnya buat jujur? Come on, kamu bukanlah pengecut, kan?
KAMU SEDANG MEMBACA
Bait
PoetryBait yang ku tulis adalah cerita Amarah juga rasa lainnya Imajinasi juga realita Tak begitu indah namun menenangkan bagiku . . . . . Cover edited @Canva Ada yang mau request? Kirim pesan aja ya.
