Hai reader reader yang aku sayangi, sayangi aja dulu kita kan belum Deket jadi gak bisa saling mencintai, ih aku nulis apa sih
Selamat hari Jumat semuanya, dan selamat membaca
***
Duduk sambil menikmati indahnya saat sang senja tenggelam merupakan pengalaman paling berharga terutama saat bisa menikmati momen indah itu bersama orang yang kita sayangi
"Na, gak bosen apa liatin matahari terus dari tadi, mending liatin aku aja, yang gantengnya sudah terpampang jelas di hadapan Una"
Bukankah seharusnya saat ada orang yang mengatakan hal seperti itu kita akan meloncat loncat kegirangan, lain dengan Eunha dia menatap takut pada orang yang mengatakan itu
"Kook, jangan bilang taehyung juga ninggalin virusnya di kamu"
Jungkook menghela nafas, dia pikir jawaban Eunha akan membuatnya seperti melayang di atas awan, tapi naas sebelum mencapai awannya sudah terseret duluan oleh pesawat, hingga harapannya jatuh kembali ke dasar bumi
"Jangan bawa-bawa alien nyasar kesini na"
Eunha mengerutkan dahinya "perasaan dari tadi kita dateng cuma berdua kook, kapan aku bawa-bawa alien ?"
"Capek kalau ngomong sama kelinci jadi jadian macem kamu na, tapi untungnya sayang jadi sabar aja" ucap Jungkook sambil mengelus dadanya
"Buciiiiiiiiinnnnn terooooooooooooooos jadian kagak" tiba-tiba ada suara yang entah dari mana datangnya
"Banteeeeeett terus tinggi kagak" balas Jungkook pada orang tersebut
"Ck, sekali kali kalau ngomong gak udah bawa-bawa tinggi, kan gue udah tinggi kalau disamain sama kelinci jadi jadian yang satu itu tuh" tunjuknya pada Eunha
"Kok Jimin bawa-bawa Una sih" Eunha memprotes ucapan yang Jimin layangkan padanya
"Dih yang punya nama marah, berarti ngaku dong kalau lu pendek" sudah pusing dengan omongan yang dilontarkan Jimin, Eunha memilih duduk kembali duduk di atas pasir sambil melihat sang Surya tenggelam ke ufuk barat
Malam ini Eunha Jungkook dan teman temannya akan merayakan pesta kecil kecilan atas keberhasilan teman tertua Jungkook yang berhasil mendapatkan panci pink yang diinginkannya
Aneh memang tapi itulah kenyataannya, ya entah bagaimana merubah sikap seorang Kim seokjin yang terobsesi pada panci pink
"Eun, si junekoki kemana ?" Tanya jhope temannya Jungkook sekaligus pacar dari teman Eunha yaitu sinb
"Mana Eunha tau kan dari tadi Eunha disini sama kak Yerin, sama sinb" setelah mendapat jawabannya jhope pun pergi mencari Jungkook ke tempat lain
"Hello everybody" satu kata untuk orang ini, tiang
"Hai kak Sowon, tumben gak nemenin kak jin ?" Yerin membalas sapaan Sowon dengan sebuah pertanyaan
"Lama lama bisa kelar hidup aku kalau deketan sama dia terus, gila aja ya setiap satu menit sekali pasti tu anak nanyain panci barunya mulu, padahal ada di depan matanya dia, katarak kali mata tu anak, jadi sebel" ocehan panjang Sowon mampu membuat gelak tawa untuk Eunha Yerin dan sinb
"Lah kenapa kalian pada ketawa ?" Sowon aneh, apakah barusan dirinya baru saja melawak di depan mereka seingatnya dia hanya membicarakan seorang lelaki bernama seokjin
"Gak papa, kak Sowon tuh kalau ngomongin orang anti mainstream pake banget" Eunha bicara sambil sesekali tertawa
"Emangnya ada yang salah ?" Sowon makin dibuat kebingungan
KAMU SEDANG MEMBACA
SEAMIN YANG TAK SEIMAN [EUNKOOK]
De Todo"Kook, kalau kamu udah ketemu sama jodoh impian kamu jangan lupain Una ya" "kenapa harus nyari jodoh lain kalau aku cintanya sama kamu" "kita beda kook, kita seamin tapi gak seiman, kalau kamu baca doa sambil menutup tangan, aku baca doa sambil buk...
![SEAMIN YANG TAK SEIMAN [EUNKOOK]](https://img.wattpad.com/cover/239218609-64-k766772.jpg)