Joochan x Donghyun
"YA! HONG JOOCHAN!"
"MWO?"
Seungmin memutar kedua matanya jengah mendengar teriakan Donghyun dan Joochan bersautan di dorm pagi ini. Baru saja Seungmin akan menyantap sarapan yang baru saja dibelinya bersama Youngtaek tadi.
"KEMBALIKAN POWERBANKKU!"
Suara Donghyun kembali terdengar ketika Seungmin mulai menyendokan sarapannya.
"POWERBANK APA?"
"Joochan-ah, ke tempat Donghyun sana jangan teriak-teriak!" Youngtaek yang baru datang dari dapur dengan dua gelas ditangannya pun berbicara pada Joochan. Laki-laki kurus itu kemudian duduk di depan Seungmin yang mulai menikmati sarapannya dengan tenang.
Joochan berdecak kesal kemudian menyibak selimutnya. Kedua kaki laki-laki itu kemudian melangkah lebar-lebar menuju kamar Donghyun.
"Powerbank apa?" Suara Joochan masih saja terdengar keras di ruang tengah tempat Youngtaek danal Seungmin sarapan, walaupun sudah berada di dalam kamar Donghyun dan membuat Youngtaek menghembuskan nafasnya lelah. Sedangkan Seungmin tampak acuh menghabiskan sarapannya.
"Powerbankku kembalikan! Kau pakai kan semalam."
Kini suara Donghyun yang terdengar keras dan galak menyauti Joochan tadi. Terdengar dari suara adiknya, Youngtaek maupun Seungmin sudah tau jika wajah Donghyun pasti memerah menahan kesal serta marahnya.
"Mereka kenapa lagi sih?" Jangjun yang baru saja keluar dari kamar bertanya pada Youngtaek dan Seungmin yang masih menikmati sarapan mereka dalam diam. Kemudian Jangjun mendudukan bokongnya di sebelah Seungmin.
"Biasa lah, hyung. Setiap hari mereka juga bertengkar." Seungmin menjawab acuh setelah menelan makanan yang ada dimulutnya.
Jangjun mendengus kemudian meyandarkan punggungnya pada sofa di belakangnya. Baru saja laki-laki berisik itu ingin memejamnya kedua matanya, namun ponsel milik Joochan yang berada di atas sofa berdering. Jangjun mendengus kemudian mengambil ponsel milik Joochan kemudian, dengan raut wajah malas, Jangjun beranjak melangkah menuju kamar Donghyun yang berisik karena suara adu mulut Joochan serta Donghyun.
"Sudah kubilang kan aku sudah kembalikan padamu semalam sebelum kau tidur." Seruan kesal Joochan yang menyambut Jangjun ketika memasuki kamar Donghyun yang terbuka pintunya.
"Kembalikan apanya? Tidak ada powerbankku." Balas Donghyun tak kalah kesal. "Kau bilang menaruhnya di meja. Mana? Tidak ada kan?"
"Pokoknya sudah kukembalikan." Tak mau kalah berdebat Joochan membalas dengan wajah kesalnya. Membuat Donghyun berdecak sebal lalu balas berteriak dengan nada suara lebih tinggi. "Tidak ada! Kau belum kembalikan, Hong Joochan!"
Joochan balas menatap tajam Donghyun. "Ya! Kenapa kau membentakku begitu?" Suara Joochan terdengar ketus tanda jika laki-laki itu benar-benar sedang marah.
Jangjun yang merasa suasan mulai panas dan merasa akan terjadi perkelahian, segera membuka suara. "Maaf menginterupsi acara bertengkar kalian, tapi ponsel Joochan bunyi," lalu tangannya yang memegang ponsel Joochan yang layarnya berkedip-kedip tanda ada panggilan masuk, dan menggoyangkan ponsel adiknya beberapa kali. "Daeyeol Hyung memanggil."
Joochan segera mendekati Jangjun yang berdiri di ambang pintu sambil bersandar pada pintu kamar Donghyun. Setelah itu Joochan langsung saja menjawab panggilan dari hyung tertua mereka.
"Yeoboseyo, ada apa hyung?" Suara Joochan terdengar datar, namun Jangjun yakin jika adiknya berusaha untuk tidak terdengar kesal ataupun marah supaya tidak dicurigai hyung tertua mereka sehingga Daeyeol tidak terlalu kepikiran masalah mereka saat kerja.

KAMU SEDANG MEMBACA
Moment [Golden Child]
FanfictionKumpulan drabble kapal Golden Child. Karena ff mereka sedikit di dunia oren ini jadi aku bikin deh hehehe :D Kayaknya bakal lebih banyak Dongchan/Chandong karena mereka gemoi banget (╥﹏╥) Warning bxb Typo