5

51 12 18
                                        

"Hari ini kita mau kemana? Nonton lagi? Atau mau ngapain?" tanya Corbyn.

Sekarang kita– gua, Corbyn dan Daniel lagi berada di rumah gua, kita masih bingung mau kemana hari ini. Kemarin udah ke mall, masa ke mall lagi hari ini.

"Bean, hari ini main bounce yuk. Bosen nge-mall mulu" jawab gua, dan gua lihat Dorbyn cuma ngangguk tanda setuju.

"Gua ngga diajak nih?" tanya Zach yang baru saja bergabung dengan kami di ruang tengah.

"Kalau diajak ngga perlu traktir kan berarti?" tanya Daniel, yang membuat Zach mendengus. Kasihan juga sih Dorbyn ini kalau ngga ngajak Zach harus kena traktir dua orang, apa gua bolehin aja ya Zach ikut? Menurut kalian gimana gais? Komen dong, wkwkwk.

"Mau ikut Z?" tanya gua membuat mereka semua melihat ke arah gua.

"Lu serius Ki? Boleh ikut nih gua?" tanya Zach shock, wkwkwk lebay banget heran gua.

"Iya, tapi ngga usah minta traktir sama Corbyn Daniel ya" jawab gua membuat dia mengangguk pasrah.

"Reese ikut dong kak, bosen nih aku di rumah" ucap Reese yang entah sejak kapan udah duduk di samping Daniel.

"Mau ikut kamu? Ryan kemana emang?" tanya Zach.

"Ngga tahu tuh, Reese ditinggalin sebel" jawab Reese membuat gua terkekeh, gemes banget adek gua ternyata pasti turunan dari gua, gua kan gemesin.

"Yaudah, yuk berangkat nanti keburu makin sore" ajak Daniel dan kita semua pun ngangguk dan berjalan ke luar rumah, di luar kita berpapasan dengan mama yang baru aja pulang entah dari mana.

"Ma, kita mau main ke bounce dulu ya. Reese mau ikut ngga papa kan? Nanti Kia sama Zach jagain kok" izin gua ke mama.

"Loh, Ryan kemana? Ngga ikut dia?" tanya mama.

"Ngga tahu ma, mungkin dia lagi main sama temannya" jawab Zach dan mama cuma ngangguk.

"Jadi, diizinin kan ma?" izin gua sekali lagi.

"Iya, pulangnya jangan malam-malam ya" jawab mama, dan kita pun segera berpamitan dengan mama dan masuk ke mobil Corbyn.

Tapi tiba-tiba saat kita baru saja mau berangkat, handphone Corbyn berdering menandakan ada panggilan masuk. Saat gua lirik ke arah handphone-nya ternyata itu panggilan dari Christina membuat gua menghela nafas pasrah.

'Halo Tin'

'...'

'Gua mau main di bounce nih sama Zach, Daniel, Kia, dan Reese, lu mau ikut?'

Well, omongan Corbyn membuat gua kesal. Tapi, gua ini siapanya melarang dia untuk kembali berteman dengan sahabat kecilnya? Tapi, ini termasuk acara gua kan? Kita pergi kan karena Corbyn dan Daniel mempunyai janji dengan gua untuk menraktir gua selama satu minggu ini, wajar kan kalau gua kesal?

'Oke, gua jemput sebentar lagi'

'...'

'Bye, Tina'

"Guys, maaf ya gua ajak Christina. Dia lagi bosan dan ngajak gua jalan-jalan. Tapi karena gua sudah janji dengan kalian, jadi dia saja yang gua ajak jalan bersama kita. Ngga apa-apa kan?" tanya Corbyn yang hanya gua balas dengan senyuman dan anggukan kepala.

Lalu sebelum Corbyn mengendarai mobilnya untuk menjemput Christina, gua memutuskan untuk keluar dari mobil.

"Hey, mau kemana Mel?" tanya Corbyn yang baru saja ingin menginjak pedal gasnya menjadi tidak jadi.

Tacenda ft Corbyn Besson [#WDWS1]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang