Open Your Eyes

5 1 0
                                        

Pagi ini angin sejuk membangunkan dengan tenang
Mengelus kepala dengan merdu
Membuat hati menjadi candu

Duduk dengan cepat mengharap kedamaian
Namun berubah menjadi sengatan listrik berwarna
Sengatan yang menyiratkan perbedaan
Membandingkan antara ada dan tiada
Menyatakan bahwa si kaya lebih baik dari si miskin
Mengucapkan si miskin lebih buruk dari si kaya
Melontarkan bahwa hidup menjadi anak orang berada lebih enak
Menegaskan bahwa hidup menjadi anak orang biasa-biasa saja tidak mengesankan

Kenapa berpikir begitu??
Semua yang terlihat indah, belum tentu indah
Semua yang terlihat sempurna, bisa saja ada luka
Semua yang terlihat bahagia, bisa saja menyimpan duka
Semua yang terlihat baik-baik saja, sebenarnya tidak baik-baik saja

Lalu kenapa?
Kenapa hanya fokus pada kebahagiaan orang lain?
Tanpa melihat perjuangan mereka untuk bertahan?

Lalu kenapa?
Kenapa hanya fokus kepada penderitaan diri sendiri?
Tanpa melihat hal-hal bahagia yang terjadi dalam sepanjang perjalanan hidup?

Bersyukurlah...

Masih bisa makan dan minum

Bersyukurlah

Memiliki ponsel serta kuota dan bisa rebahan

Bersyukurlah

Masih memiliki ayah dan ibu yang masih ada di dunia ini

Bersyukurlah

Saat membaca tulisan ini masih bernafas

"Open your eyes"

Buka mata untuk melihat hal-hal baik yang telah Tuhan berikan
Buka mata untuk mengamati orang-orang yang jauh lebih menderita daripada dirimu

Jangan bertingkah seolah dirimu adalah orang paling meyedihkan di muka bumi
Kamu masih beruntung
Percayalah
Kamu masih beruntung

Maka bersyukurlah sebelum Tuhan menarik nikmat yang tak kau syukuri itu

21 oktober 2020
11.30 WIB
Padang, Indonesia

Gadis [Masih Terus Berlanjut]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang