Hari ini Iwaizumi dan Oikawa akan berkencan untuk pertama kalinya.
Ini bukan jalan jalan untuk berbelanja seperti biasa mereka lakukan,tapi ini benar benar kencan pertama sepasang kekasih.
Oikawa menunggu di stasiun sesuai janji mereka.
Dia sudah menggunakan gaun pink yang sering ia lihat di toko sepulang sekolah.
Gaun pink itu sangat pendek karena berada di atas lutut.
Dan lengannya juga pendek,heels putih yang digunakan menambah kesan imut penggunanya.
Tas selempang putih kecil yang digunakan sangat pas sekali untuk gaun dan heels nya
Oikawa sudah menunggu terlebih dahulu dan berdiri di gerbang stasiun sambil melihat handphone nya.
Pria yang lalu lalang di depan Oikawa memperhatikan nya.
Iwaizumi berjalan dari jauh menggunakan jeans hitam, sweater hitam dan jugga sepatu putih.
Oikawa sadar Iwaizumi yang datang dan Oikawa pun melambai kan tangannya
"Iwa-chan"
"Yo kau sudah menunggu lama?"
"Tidak,aku hanya tidak sabar saja karena ini kencan pertama ku"
"Apa ternyata dia sudah punya pacar"
Iwaizumi sadar akan pria yang ternyata memperhatikan Oikawa.
Iwaizumi langsung melirik orang itu dengan wajah seram andalannya.
Orang itu langsung pergi dengan wajah ketakutan.
"Iwa-chan kenapa?"
"Tidak apa ayo"
Oikawa dan Iwaizumi menghabiskan waktunya dengan menonton film bersama.
Pergi ke kafe dan memakan Parfait kesukaan Oikawa.
"Oikawa setelah ini mau kemana lagi"
"Hmm?..,ketaman bermain"
"Baiklah"
Oikawa dan Iwaizumi bersenang-senang dengan berfoto di photobox dan bermain beberapa permainan.
Hari sudah mulai berakhir,matahari sudah mulai tenggelam.
Lampu warna warni di taman bermain mulai dinyalakan.
Iwaizumi mengajak Oikawa untuk menaiki bianglala karena kelihatannya Oikawa mulai tidak senang karena daritadi dia hanya menunduk kan kepala dengan wajah murung.
Bahkan saat di bianglala dia hanya duduk berhadapan dengan Iwaizumi dan menatap ke luar bianglala
Lampu lampu kota yang indah mulai menyala,dan itu pemandangan yang sangat indah jika dilihat dari atas.
"Oikawa,apa ada yang terjadi?"
"Tidak ada"
"Kau bohong"
Oikawa menggembung kan kedua pipinya sambil meremas gaunnya.
"Habis nya,sudah seharian kita kencan iwa-chan sama sekali tidak memuji gaun ku atau menyebutku cantik"
Oikawa menangis sambil menunduk kan kepalanya.
Iwaizumi yang ingin memenangkan nya pun langsung mencium kening Oikawa.
"Jangan menangis nanti wajah cantik mu hilang,kau sudah susah susah berdandan kalau luntur kan sayang"
Oikawa mengangkat kepalanya dan melihat Iwaizumi yang tersenyum didepannya.
Iwaizumi pun langsung menghapus air mata Oikawa yang terus menerus mengalir.
"Dasar cengeng,sejak dulu kau selalu saja menangis dan membuatku kerepotan"
"Maafkan aku"
"Tapi,bagian itu yang kusuka darimu"
Iwaizumi duduk disebelah Oikawa sambil merangkulnya.
Malam itu udara sedikit dingin karena sebentar lagi akhir tahun
Setelah turun dari bianglala Oikawa langsung bersin terus menerus karena udaranya sangat dingin dan gaun yang digunakan nya cukup terbuka.
"Ha-hachoo"
"Hora!,gaun yang kau gunakan itu sangat terbuka"
Iwaizumi langsung melepas sweater nya dan memasangkan nya ke Oikawa.
"Ini gunakan sweater ku,mungkin tidak akan menghilangkan dingin,tapi lumayan lah untuk membuat tubuhmu sedikit tertutup"
"Terimakasih"
"Wangi iwa-chan"Oikawa mengucap dalam batinnya sambil mencium bau sweater Iwaizumi.
"Ini kalau kau masih kurang hangat"
Iwaizumi mengulurkan tangannya menawarkan untuk menghangatkan tangan dengan bergandengan
"I-iya"
Oikawa dan Iwaizumi melewati universitas itu ternama di sana,dan Iwaizumi menatap kagum universitas itu.
Masuk ke universitas itu sangat sulit,dan Oikawa malah mendapat surat undangan untuk masuk ke universitas itu sebagai mahasiswa undangan.
Tapi Oikawa tidak mau berpisah dengan Iwaizumi,karena itu sejak SD mereka selalu sekolah bersama.
Tidak peduli seberapa bagusnya sekolah itu,jika dia tidak bersekolah dengan Iwaizumi itu tidak ada artinya.
Bahkan Oikawa pernah menolak surat undangan dari akademi Shiratorizawa.
Dan hasilnya Oikawa selalu dihantui Ushijima yang selalu mengajaknya masuk ke Shiratorizawa.
"Hey kau mendapat surat undangan dari universitas itu kan"
"I-iya,tapi aku menolaknya!"
"Hahhh!!!, kenapa"
"Karena itu universitas yang sangat hebat"
"Tentu saja!!,kau tau seberapa sulitnya ujian masuk ke universitas itu kan"
Iwaizumi memegang pundak Oikawa karena kesal akan pilihan bodoh yang dibuatnya.
"Tapi Ushiwaka-chan pasti masuk ke universitas itu kan?,makannya aku menolaknya.aku tidak mau bertemu dengan Ushiwaka-chan"
"Itu,itu masuk akal juga sih"
Oikawa dan Iwaizumi kembali berjalan lagi sambil bergandeng tangan.
"Kalau begitu bagaimana kalau masuk universitas Kyoto"
"Kyoto universitas,itu bukannya jauh"
"Iya,tapi aku memutuskan untuk kuliah disana.jika kau tidak mau yasudah"
"Aku mau!!!"
Oikawa berteriak kencang sampai sampai orang yang ada disekitarnya melihatnya.
Oikawa sadar akan itu dan wajahnya langsung memerah.
"Jadi kau mau pergi ke universitas Kyoto?"
"Iya,aku akan bekerja paruh waktu dan menyewa apartemen disana
Kalau iwa-chan?"
"Aku sudah menyewa apartemen disana dan harganya juga cukup mahal"
"Berapa?,aku akan menyewa di sebelah mu dan kita akan menjadi tetangga"
"70,000 Yen perbulan"
Oikawa seperti tertampar kenyataan, kenapa bisa semahal itu untuk seorang mahasiswa yang tinggal sendiri.
Sementara nanti Oikawa akan disibukkan dengan kegiatan lainnya
Bagaimana caranya membayar hal semahal itu
"Kenapa bisa semahal itu!!"
"Itu karena apartemen ku untuk dua orang"
"Untuk dua orang...."
Oikawa memikirkan ide licik di kepalanya,tapi karena mereka sudah dewasa jadi mungkin ini tidak apa apa.
"Hey iwa-chan bagaimana kalau aku tinggal bersama mu"
"Hahhhh!!,ide macam apa itu"
"Kumohon,aku akan membayar setengah uang sewanya"
"Tidak boleh!"
"Kenapa?, kumohon iwa-chan"
Oikawa membuat puppy eyes tapi itu tidak akan mengecoh Iwaizumi.
Iwaizumi terus menerus menolak sampai akhirnya Oikawa menangis didepan umum
"Hue!!, iwa-chan jahat"
"Hey lihat itu laki laki itu membuat gadis menangis loh"
"Benar,jahatnya"
Orang orang disekitar Iwaizumi mulai menggunjingnya dan akhirnya Iwaizumi hanya bisa pasrah.
"Baiklah,kau boleh tinggal bersama ku"
"Bernarkah,hore hore terimakasih iwa-chan"
Oikawa langsung melompat kegirangan dan memeluk Iwaizumi.
Dalam hati Iwaizumi dia merasa tidak keberatan karena asalkan Oikawa tersenyum seperti ini,dia sudah sangat bahagia.
KAMU SEDANG MEMBACA
iwaoi(my mine)
DragosteIwaizumi dan Oikawa bingung dengan perasaan yang mereka rasakan,apakah mereka menyadari rasa cinta nya masing masing Karakter diambil dari karakter Buatan Furudate-sensei Maaf kalo ceritanya membosankan atau garing karena ini fanfic pertama...
