#Panggilan pertama

422 60 8
                                        

Tidak sadar akhir tahun pun sudah tiba.
Sekarang sudah tanggal 31 Desember,libur sekolah sudah tiba.
Trisemester akan dilalui oleh anak anak kelas tiga karena mereka harus menyiapkan ujian masuk sekolah pada musim dingin
Dan masuk sekolah pada musim semi.

Iwaizumi Hajime seorang anak kelas 3 SMA di seijoh sedang membaca buku di kamarnya seperti biasa.
Hari ini pasti banyak orang orang berdoa di kuil dan menghitung hitungan mundur menjelang akhir tahun.

Iwaizumi tidak peduli akan hal itu dan hanya duduk di futon kamarnya sambil membaca buku dan meminum teh hangat.

"Hajime-kun"

Ibu Iwaizumi membuka pintu kamar anaknya,dan melihat anaknya yang hanya baca buku di kamar dan bukannya menikmati hari terakhir di tahun itu.

"Apaan oka-san,kan sudah kubilang ketuk dulu sebelum masuk"

"Apanya yang ketuk dulu,tadi ibu sudah ketuk tapi kau diam saja"

"Jadi ada apaan"

"Daripada hanya baca buku dikamarmu,lebih antarkan soba yang ibu buat ke rumah Tooru-chan"

"Hahh?,tidak mau,malas udaranya kan sangat dingin"

"Jangan malas malas an"
Ibu Iwaizumi melempar jaket dan syal biru ke anaknya agar anaknya bangkit dari futon nya di musim dingin ini.

"Dasar kenapa harus menyuruhku"

Iwaizumi hanya mengeluh sepanjang perjalanan menuju ke rumah Oikawa.

Udaranya sangat dingin sampai sampai jika menghembuskan bernafas,uap dingin akan keluar dari mulut mu.

Iwaizumi memencet bel rumah Oikawa yang besar dan memiliki model lama seperti di jaman Edo.
Keluarga Oikawa seperti nya sangat menjaga tradisi keluarga nya.

"Iya,siapa ya"
Oikawa yang menggunakan baju rajut biru membukakan pintu untuk Iwaizumi.

Iwaizumi tersipu karena rambut kekasihnya itu di kepang rapih dan baju rajut biru nya menambah kecantikan nya

"Iwa-chan, iwa-chan!"

"Maaf aku bengong,ini soba dari ibuku"

"Dari ibumu, terimakasih ya"

"Kalau begitu aku pulang dulu ya"

Baru saja Iwaizumi mau berpamitan,tapi ternyata ibu Oikawa muncul dan mengajak Iwaizumi masuk

"Ara, Hajime-kun tidak mau mampir dulu"

"Tidak apa apa Tante,ibu ku nanti mencariku"

"Begitu kah,kalau begitu titip salam untuk ibumu,Ca-lon-man-tu-ku"

"Calon mantu!!"
Oikawa dan Iwaizumi berteriak bersamaan dan wajah mereka berdua memerah.

"Apa yang ibu katakan"

"Kalian berdua pacaran kan,ibu sudah tau loh,kalian berdua pergi kencan kan beberapa Minggu yang lalu"

"A-ano Tante ini bisa ku jelaskan"

"Tidak ada yang perlu dijelaskan lagi kok Hajime-kun,wah aku tidak sabar untuk melihat anak perempuan ku menggunakan baju pengantin nya"

Ibu Oikawa kembali lagi kedalam rumah sambil tertawa licik dan membawa soba pemberian Iwaizumi.
Sementara itu kedua orang ini berdiri canggung di depan pintu.

"Kalau begitu aku pulang ya"

"Tunggu iwa-chan"

"Kenapa?"

"Nanti malam apa kau mau pergi ke kuil bersama ku?"

"Ke kuil?"

"Jika iwa-chan tidak mau maka tidak apa apa,aku tidak memak-"

iwaoi(my mine)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang