Bab 6 - Wanita dari masa lalu

154 24 2
                                    

Chanyeol berjalan masuk kedalam mobilnya. Siang ini ia akan menjemput Rose untuk membawanya ke rumah sakit tempat ia bekerja. Pagi tadi tidak banyak pasien yang membuat janji dengannya dan juga ia telah menyelesaikan jadwal visitnya sedari pagi sehingga pekerjaannya dapat selesai lebih awal. Ia tersenyum tipis membaca sebuah pesan dari Rose. Pesannya sederhana, Rose menuliskan agar Chanyeol berhati-hati dijalan. Entah mengapa hanya sedikit perhatian kecil seperti itu mampu menghangatkan hati Chanyeol. Membayangkan setiap hari akan ada seorang wanita yang akan menunggunya pulang, menyiapkan segala keperluannya dan selalu ada disisinya saat ia membuka mata membuat Chanyeol terkekeh pelan. Membayangkannya saja membuatnya ingin cepat-cepat menikah dengan Rose.

"ah, aku tidak sabar menantikannya." Gumam Chanyeol sembari menutup pintu mobilnya dan segera mengendarai kendaraan tersebut menuju apartemen yang Rose tinggali.

Setelah 30 menit berkendara akhirnya ia sampai ke apartemen Rose. Segera ia menaiki lift menuju lantai 3 tempat Rose tinggal. Sebelum membunyikan bel tak lupa Chanyeol melakukan ritual rutinnya terlebih dahulu yaitu mengecek penampilannya dengan kamera depan ponselnya. Narsis memang dokter obgyn kita yang satu ini. Setelah dirasa cukup ia segera memencet bel apartemen Rose yang kemudian langsung dibukakan oleh si empunya rumah.

"Anyeonghaseyo, Rose..." Sapa Chanyeol mendahului Rose. Mulut Chanyeol secara otomatis terkatup akibat terpana melihat penampilan Rose yang begitu menawan dengan surai blonde tergerai sepunggung dan dress berwarna coklat muda selutut yang menampilkan kaki jenjangnya. Yepeo, batinnya.

"Chanyeol..." Rose beberapa kali menggerakkan tangannya di depan muka Chanyeol. Aneh apa yang terjadi dengan pria ini. Seperti melihat hantu saja.
Rose tiba-tiba tersentak, pasti ada yang tidak beres dari penampilannya. "Apa ada yang salah dengan pakaian atau riasanku ?"

"Aniyo...  Aniyo. Kau cantik sekali. A... Maksudku Err... Dress mu cantik. Ani, Kau juga" Sial, ia sampai tidak bisa berkata-kata dengan benar akibat terlalu gugup di depan Rose.

Rose tersenyum kemudian terkekeh pelan. "Kau pria yang lucu Chanyeol. Kajja, kita berangkat"
Rose kemudian menggandeng lengan Chanyeol dan mereka berjalan beriringan menuju basement.

Kini mereka telah berada di ruangan periksa milik Chanyeol. Entah mengapa atmosfer hari ini terasa berbeda. Tidak seperti pertama kali ia memeriksa kandungan Rose. Ia pun sedikit canggung ketika harus sedikit menyingkap dress Rose untuk melakukan pemeriksaan dengan probe USG. Biasanya ada seorang perawat wanita yang membantunya, tapi untuk calon istrinya ia memilih untuk melakukannya sendiri. Well, Chanyeol harus tetap profesional bukan ? meskipun tidak bisa dipungkiri jantungnya yang berdebar kencang sedari tadi.

Mereka menatap layar monitor yang berada masing-masing di depan mereka. "Kau ingin tau jenis kelamin bayimu ?" tanya Chanyeol pada Rose.

"Tentu, aku sudah tidak sabar untuk mengetahuinya." jawab Rose dengan mata berbinar dan senyum yang merekah.

"bayimu... ia laki-laki"

Rose tersenyum bahagia mengetahui bayinya berjenis kelamin laki-laki.
"Jinjja... betapa beruntungnya aku akan memiliki seorang putra yang akan selalu menjagaku." Jelas tampak adanya raut bahagia di muka Rose. Rose membayangkan bagaimana rupa putranya kelak, akankah mirip dengannya ataukah seperti pria itu.

"Jadi apakah kau sudah mempersiapkan nama untuknya ?" tanya Chanyeol pada Rose.
"Tentu saja belum. Apa kau punya ide ?" tanya Rose
"Hmm... aku sering memikirkan nama bayi dengan unsur kebarat-baratan. Jika kau setuju bagaimana dengan Michael Jackson ?" ujar Chanyeol sambil menunjukkan smirk khas miliknya.
Rose seketika membelalakan matanya, "Shireo, yang benar saja."
"Ahahaha... Aku hanya bercanda Rose. Bagaimana dengan Park Soojin ?" Chanyeol sedikit membenarkan posisi duduknya sambil mengambil cetakan hasil USG milik Rose dan menempelkanya pada ambulator milik Rose.
"Park Soojin, Nama yang bagus." Rose tersenyum sembari mengelus perutnya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Sep 11, 2021 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Me, You & the Baby (Chanrose)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang