[7] what's on the wall?

669 92 17
                                        

"Eyes one me!"

"The moment when we become one, everyone pay attention."

"Hello! We are IZ*ONE!"

Gemuruh tepuk tangan serta teriakan berhasil memenuhi studio saat mereka selesai menampilkan salah satu lagu yang berjudul Hey Bae Like It yang mana lagu tersebut berada di album sebelumnya.

Mereka duduk di kursi sambil berbincang bincang dan menjawab beberapa pertanyaan.

"Pengalaman horror saat latihan?" ucap Yena sekali lagi saat Yujin tadi melontarkan pertanyaan untuk dirinya.

Yena otomatis melirik Hitomi, "Ahh ada saat kamu latihan."

Yena mulai menceritakan kejadiannya waktu itu dengan gayanya yang membuat orang orang tertawa. Hitomi juga menambahkan cerita itu supaya semakin lengkap.

Banyak sekali hal yang mereka bicarakan dan sayangnya harus terpotonh untuk beberapa saat karena cuplikan yang harus mereka tonton bersama.

Comeback hari itu berjalan dengan lancar, sungguh. Mulai dari kesiapan diri mereka serta staffnya. Kemudian penataan panggung yang fantastis.

Melihat antusias para fans itu benar benar membuat mereka bahagia sekali. Setelah cukup lama, akhirnya mereka bisa menyapa WIZ*ONE lagi di atas panggung dengan lagu yang berbeda.

Judulnya adalah Secret Stoty of the Swan. Kemudian mereka juga membawakan beberapa b-side yang tentu saja sudah mereka persiapkan dari jauh jauh hari.

Bahkan lagu ciptaan Eunbi dengan lirik ciptaan mereka yang berjudulkan With*one berhasil membuat IZ*ONE maupun WIZ*ONE sesak. Kedua bola mata mereka sama sama menumpuk air.
















🌾


















Ini adalah hari ke lima setelah comeback. Mereka pasti akan melakukan promosi di beberapa acara stasiun tv lokal. Hal itu akan terus berlangsung hingga masa promosi mereka selesai.

Seperti biasa, mereka akan bangun pagi, kemudian bersiap siap dan sarapan. Mereka akan berganti baju saat sudah sampai di acara tv tersebut.

Kegiatan pagi itu nampak berjalan lancar, tidak ada yang berbeda. Selalu saja ada sedikit keributan yang tidak diduga duga datangnya.

"Yena!!!" Eunbi memarahi Yena yang berlalu lalang menggunakan hoverboard miliknya.

"Kalau gak naik ini capek jalan kaki keliling dorm," sahut Yena tanpa merasa berdosa.

"Awas jatoh," ledek Yujin dan dia segera duduk di sofa sambil menyalakan televisi.

"Jam berapa kita pergi?" tanya Hyewon.

"Jam setengah sembilan," sahut Yujin.

Sekarang masih pukul tujuh pagi.

"Chaeyeon pasti lagi buat sarapan," gumam Eunbi sambil memutuskan untuk membuat sarapan juga buat yang lain.

"Jangan bandel," peringat Eunbi sambil berkacak pinggang di depan ketiga biang kerok dorm mereka.

"Iya," sahut Yena yang langsung turun dari hoverboard nya dan memutuskan untuk duduk di sebelah Yujin yang duduk di atas sofa.

Chaewon keluar dari kamarnya, "Hmm ada keributan apa pagi pagi."

"Lo yang ribut kali," sahut Yena.

Chaewon tidak memperdulikan Yena dan dia malah beranjak untuk mendatangi Eunbi yang sedang memasak.

"Woah," Chaewon dapat mencium harum masakan milik Eunbi.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Dec 04, 2020 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

run | izoneTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang