Roseanne Park, gadis manis yang baru saja pindah dari Selandia Baru, tidak pernah menyangka hari pertamanya di SMA Nasional akan dimulai dengan penuh tawa berkat guru koplak dan tiga sahabat barunya: Lisa, Jennie, dan Jisoo. Namun, ketenangan Rose t...
Welcome to my world! 📖✨ Terima kasih sudah menyimpan cerita ini di perpustakaanmu. Hope you enjoy the journey as much as I enjoyed writing it.
Bertahun-tahun kemudian, kisah cinta Rose dan Jimin menjadi legenda di kalangan kolega mereka. Company P dipimpin oleh trio maut: Rose, Jimin, dan Somi yang kini menjadi direktur utama yang tak tergantikan. Chanyeol dan Wendy sering mampir bersama anak-anak mereka, memenuhi rumah dengan tawa.
Korek api Zippo itu tetap berada di sana, di tempat terhormat di kamar mereka. Benda itu bukan lagi sekadar alat pencari jejak, melainkan bukti bahwa takdir bisa saja mematahkan ingatan, namun tidak akan pernah bisa memutus ikatan yang dibangun dengan ketulusan.
Setiap kali mereka berselisih paham tentang urusan kantor, Jimin akan selalu mengeluarkan kartu andalannya: "Ingat, Roseanne! Aku memilihmu dua kali! Sekali karena takdir, dan sekali lagi saat aku bahkan tidak tahu siapa namaku sendiri. Jadi, kali ini dengarkan suamimu!"
Rose hanya akan tertawa, mencium pipi suaminya yang sombong itu, dan membalas, "Terserah kamu saja, Bantet. Selama kamu tidak tersesat lagi di pulau terpencil, aku akan mendengarkanmu."
Jimin tidak lagi melihat kegelapan. Ia melihat kilasan Rose yang sedang menangis saat pertengkaran pertama mereka di SMA. Ia mendengar suara deburan ombak di Busan saat ia menyematkan cincin di jari Rose. Ia merasakan adrenalin saat pesawatnya berguncang, dan rasa sakit yang hebat saat ia mati-matian mengukir kode H-4 di korek itu sebelum kesadarannya hilang. Dan yaa ingatan jimin pulih kembali
Di bawah langit Seoul yang cerah, mereka melangkah maju sebagai pasangan yang tidak hanya berbagi masa lalu, tapi juga memegang kendali penuh atas masa depan yang mereka pilih bersama. Dua kali.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Jisoo, Rose, Jennie, Lisa
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Chanyeol, Wendy
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Johnny
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Vernon
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Somi
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hanbin
Cerita ini murni fiksi dari imajinasi penulis. Seluruh karakter, tempat, dan peristiwa di dalamnya adalah hasil rekaan tanpa ada maksud menyinggung siapa pun. Selamat membaca!