PELABUHAN RINDU

6 1 0
                                    

Ini cerita tentang seorang anak manusia yang menjalani fasa kangen

Atau bahasa mudahnya rindu

Terhadap seorang anak manusia lainnya, yang ia anggap istimewa

Merindukanmu, membuatku merasakan seisi dunia hanya milikku

Langit yang terbentang luas seolah memanggilku untuk ikut terbang bersamanya

Bumi pula seolah merelakan kepergianku dan bersedia menjadi rumah tempatku berpulang.

Kini aku berada di pelabuhan

Pelabuhan ini terlihat sepi

Cuma diisi oleh satu kapal bernama kamu

Tapi bagiku, pelabuhan ini sudah cukup meriah.
Cukup cuma kamu menjadi penghuninya

Tapi entah kenapa, senja yang selama ini aku banggakan, seolah menolak keras rinduku.
Ia bahkan menjadikannya sebagai satu lelucon

Saat itu, aku merasakan seolah seisi dunia menolak kehadiranku

Langit yang tadinya menjemputku terbang tiba tiba tanpa alasan menyuruhku pergi

Bumi yang tadinya menjanjikan bahagia seolah tak mau lagi menjadi rumah tempatku berpulang

Tuan/ Puan, pernahkah kau berfikir bahawa leluconmu itu sebenarnya melukai ku?

Aku bahkan tak mampu lagi mengukir senyum tipis

Jauh sekali menahan juraian air mata daripada menitis

Satu pertanyaan yang bermain di benakku, mengapa aku perlu merinduimu kalau aku ada Sang Pencipta yang memandangku penuh cinta?

Bunga Zuhri

Menghela Nafas (PUBLISHED)Where stories live. Discover now