Belajar Hidup Sehat

Belajar Hidup Sehat

  • WpView
    LECTURAS 99
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 9, 2017
Haiku ini seperti aforisme penyair mabuk yang sedang berusaha melewati hari-hari sebelum pelaksanaan operasi kantung kemih. Di sana kau bisa membacanya sambil berdoa agar penyair mabuk lekas tawakal atau mati. Sebab, kau tahu, kota yang terlampau banyak dihuni seorang penyair adalah kota yang tidak sehat dan celaka. Apa sebab, karena terlampau banyak kata yang mengagung-agungkan senja, hujan, malam, dan hal-hal klise lainnya sementara kota terus membuat hidupmu tidak sehat. Bagimu apa itu menjadi sehat? Bagi penyair mabuk, ini kiat menjadi sehat yang dilakukan sangat tidak sehat.
Todos los derechos reservados
#6
haiku
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Lembut Seperti Doa
  • Indonesian Poetry
  • • KECEWA ~
  • Tenang dalam pelukan laut
  • Ambigu
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • ROMANSA KATA

> "Ini bukan tentang cinta yang penuh drama, tapi tentang tenangnya mencintai seorang perempuan yang membuat dunia serasa melambat, setiap kali ia tersenyum. Tentang lelaki biasa, yang jatuh hati bukan karena ingin memiliki, tapi karena ingin menjaga cara Tuhan menciptakan kelembutan." > Dalam buku ini, kamu akan diajak masuk ke hati yang sedang mencintai, tidak dengan gegap gempita, tapi dengan rasa yang diam-diam tumbuh, mengakar dalam, dan tidak pernah ingin pergi. > Ini kisah tentang mencintai seorang wanita yang begitu cantik dan lemah lembut- hingga dunia terasa lebih indah hanya karena ia ada. --- --- Quotes Pembuka "Cinta bukan hanya soal memiliki, tetapi tentang mendoakan dalam diam, menjaga dalam jauh, dan mencintai dalam segala bentuk keheningan." --- Dedikasi Untuk perempuan yang kusebut dalam setiap doaku, yang membuat malamku bersinar lebih lembut, dan hidupku terasa lebih utuh --- Ucapan Terima Kasih Aku ingin berterima kasih kepada Tuhan, yang menghadirkan cinta seindah ini ke dalam hidupku. Untuk perempuan yang menjadi alasan mengapa setiap kata lahir dari ketulusan: kau adalah hujan paling syahdu yang pernah aku doakan. Terima kasih juga untuk diriku sendiri, yang mau tetap percaya pada kekuatan cinta, bahkan di saat dunia terasa sunyi. Untuk kamu yang membaca buku ini - semoga hatimu merasakan hangatnya cinta yang tak harus sempurna untuk disebut abadi. --- Tentang Penulis seorang penulis yang percaya bahwa kata-kata bisa menjadi rumah bagi perasaan yang paling sunyi. Melalui setiap huruf dan kalimat, ia mencoba mengabadikan rasa rindu, bahagia, dan harapan yang seringkali sulit diucapkan. "Lembut Seperti Doa" adalah karya yang lahir dari perjalanan hatinya - sebuah surat cinta untuk seseorang yang ia kagumi dengan segenap jiwa. ---

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido