Belajar Hidup Sehat

Belajar Hidup Sehat

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 9, 2017
Haiku ini seperti aforisme penyair mabuk yang sedang berusaha melewati hari-hari sebelum pelaksanaan operasi kantung kemih. Di sana kau bisa membacanya sambil berdoa agar penyair mabuk lekas tawakal atau mati. Sebab, kau tahu, kota yang terlampau banyak dihuni seorang penyair adalah kota yang tidak sehat dan celaka. Apa sebab, karena terlampau banyak kata yang mengagung-agungkan senja, hujan, malam, dan hal-hal klise lainnya sementara kota terus membuat hidupmu tidak sehat. Bagimu apa itu menjadi sehat? Bagi penyair mabuk, ini kiat menjadi sehat yang dilakukan sangat tidak sehat.
All Rights Reserved
#9
haiku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sedalam Samudera
  • A Love Lost Beneath the Blue
  • Rindu Tanpa Lafaz
  • Tenang dalam pelukan laut
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • ELEGI SENANDIKA
  • Setulus Rasa Untuk Kehidupan
  • ROMANSA KATA
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)

Raina Ellara, seorang mahasiswi psikologi yang hidup dalam bayang-bayang tekanan, kesepian, dan gangguan mental, menyimpan rasa pada Biru-mahasiswa kedokteran yang diam-diam menjadi satu-satunya cahaya dalam hidupnya. Namun, rasa itu hanya tumbuh dalam diam, tak pernah sampai pada tujuan. Saat harapan terakhirnya memudar dan luka batin tak lagi tertahan, Raina memilih kembali kepada tempat yang paling ia pahami, keheningan yang tenang seperti dalamnya lautan. Sebuah kisah melankolis tentang cinta yang tak pernah terucap, luka yang tak pernah benar-benar sembuh, dan keikhlasan yang lahir dari sunyi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines