Asrar Mimpi [SUDAH TERBIT]

Asrar Mimpi [SUDAH TERBIT]

  • WpView
    Reads 140
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 28, 2021
~Aku ingin bertemu dengan dia meskipun hanya dalam mimpi~ Hanya waktu yang dapat menunda pertemuan dan hanya waktu yang dapat mempercepat perpisahan bukan? "Apa ini tuhan? Aku mohon dengan sangat, bangunkan aku sekarang juga. Aku tidak sanggup menghadapi semua ini" Batin Arius. Harapan yang terlontar bukan hanya sekedar harap. Saat takdir mulai memihak, maka nyata akan terjadi. Hingga pertanyaan akan terlontar dalam diri atas harap yang datang tanpa arah yang pasti. Darah perlahan membasahi baju abu miliknya, dengan tangan yang mencengkeram erat pisau hingga darah juga mengucur dari telapak tangannya. Ia berusaha menghentikan agar pisau itu tidak menancap terlalu dalam. Namun sia-sia, pisau itu benar-benar menancap di dadanya. Nanti akan ada harap yang tak kunjung tergenggam, nan ada harap yang kian menjelma menjadi lara. "Aku harap perasaan ini memang menetap atas kehendak takdir-Mu. Dan aku harap mimpi-mimpiku bukanlah hal yang menjadikanku takut untuk bermimpi" Harap dalam benak Arius. Tidak ada rasa sesal dan kesal atas pertemuan itu. Dan perasaan ini seakan tertaman tanpa akhir. Lalu bagaimana dengan perpisahan? Tidak akan ada kata sesal bukan?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • T I M E
  • FRIENDzone (Completed)
  • Soft After Storm
  • A Bittersweet farewell  ( Sudah Lengkap Mari Di Baca)
  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • You Are My Forever Home
  • Semua Tentang Kita (STK) ✔️
  • MENDUNG
  • My Fiance's Secret {NEW VERSION}
  • Tae n' Gyu
T I M E

Pada dasarnya, semua yang kita harapkan belum tentu terjadi seperti yang kita harapkan. . Tak peduli seberapa jauh aku berusaha menggapaimu, kamu hanyalah sebuah mimpi bagiku. Mimpi yang sulit untukku gapai, karena kamu hanya sebuah ilusi yang hadir dipikiranku. -Aura Aerindia- Semuanya berhak bahagia. Dan aku, aku sudah cukup bahagia saat masih bersamamu. Meskipun akhirnya aku tidak pernah bisa memilikimu. Karena cinta adalah dusta. -Dafa Aldiasnyah Prasetyo- Jika ada suatu kesempatan, aku ingin bersamamu dengan waktu yang lebih lama lagi. -Seli Aurora- Aku tahu akan segera datang akhir bagi kita, tetapi apa aku bisa melepasmu? Segala kenangan remuk bagaikan kelopak bunga yang mengering. Apa ini mimpi? Atau memang nyata? Bahkan aku tidak dapat membedakan mana mimpi dan mana kenyataan. Karena semua ini terjadi begitu cepat, terjadi begitu tiba-tiba sampai aku sendiri tidak percaya dengan semuanya. Karena itu semua terjadi dengan seiring berjalanya waktu. .

More details
WpActionLinkContent Guidelines