04 Babak belur

454 73 1
                                        


Bruk

"Aduh sorry-sorry gue ga sengaja tadi" seru Yujin yang tidak sengaja menabrak seseorang di koridor

"Gimana sih. Kalo jalan itu liat liat dong!" bentak pemuda didepannya

Sementara Yujin ga ngerespon orang itu karena dia lagi sibuk ngeberesin buku-bukunya yang terjatuh.

Lalu Yujin berdiri menghadap pemuda tersebut.

"Gue udah minta maaf. Jadi gausah diperpanjang bisa?" ucap Yujin dengan nada dinginnya

"Ck!" pemuda itu berdecak, tidak lama kemudian ia langsung menarik kerah baju Yujin dan melempar tubuh Yujin ke arah tembok disampingnya

"Lo gatau siapa gw hah?!" teriaknya

"Siapa pun lo gue ga peduli. Yang pasti gw lagi buru-buru, jadi permisi" Yujin langsung melepaskan tangan pemuda itu dari kerah bajunya dan bergegas pergi

Baru beberapa langkah Yujin berjalan sudah ada 2 orang yang mencegatnya dari depan. Dan sepertinya itu adalah teman dari pemuda tadi.

"Mau kemana lo hah?" dua pemuda itu berjalan perlahan mendekati Yujin

Saat pemuda dibelakang Yujin memberi aba-aba satu pemuda didepannya langsung menangkap tangan Yujin dengan kuat.

"Apa-apaan nih? lepasin woy" teriak Yujin yang mencoba melepas tangannya dari pemuda itu

Bugh

Satu tendangan keras melesat mengenai perut Yujin.

"AhhYujin hanya bisa meringis menahan sakitnya

"Lo kira lo siapa? Yang bisa buat semau lu di sini!" ucap pemuda yang menendang Yujin

Yujin hanya bisa menunduk lesu.

Plak

Kini sebuah tamparan keras berhasil membuat ujung bibir Yujin berdarah.

"Jawab gw bangsatt" teriak pemuda itu lagi

Yujin mengangkat kepalanya lemah. Lalu ia tersenyum tipis kepada pemuda tersebut.

"Hah~ dasar lemah- lo mukulin satu orang aja harus minta bantuan?" ucap Yujin dengan napas tersengal-sengal meledek nya

"Apa lo bilang?" Bugh satu pukulan mendarat di wajah Yujin

Karena koridor saat ini sedang sepi pemuda tersebut bisa leluasa untuk memukuli Yujin.

Saat kedua temannya itu lengah, Yujin langsung menendang mereka dan akhirnya genggaman itu terlepas dari tangannya.

Iya langsung melawan kedua pemuda itu.

Bugh

Bugh

Bugh

Akhirnya ia bisa mengalahkan mereka. Tapi tiba-tiba dari belakang--

Bughh

Ternyata pemuda dibelakang nya itu sudah memegangi besi yang cukup besar dan berhasil memukul kepala Yujin

Ting...
Hingga Yujin sudah merasa oleng ia mendengar suara nyaring ditelinga nya, kepala nya sakit. Mata nya langsung buram dan langsung terjatuh kelantai.

"Hajar dia!" perintah pemuda tersebut pada kedua temannya itu

Mereka pun menendangi Yujin yang sudah tak berdaya di lantai dengan darah yang terus mengalir dari pelipisnya.

"HEY!!! LO APAIN TEMEN GW!" teriak seorang pemuda dari belakang yang lain tak bukan adalah Yena

"Kabur- kabur cepetan" ketiga pemuda tadi langsung berlari meninggalkan koridor dengan cepat

"Jangan kabur Lo njg!!"

Yena langsung berlari ke arah Yujin.

"Yu-Yujin lo lo gapapa? Yatuhan darah Lo banyak banget, kita ke dokter sekarang" ucap Yena khawatir dan langsung merangkul Yujin di bahunya

"Ahh" ringis Yujin

"Tahan jin--" ucap Yena yang mencoba membawa sahabat nya dari koridor

Setelah itu Yena membawa Yujin ke klinik terdekat di kampus nya.

•••

|Klinik

Yujin sedang berbaring lesu di sebuah ranjang. Matanya perlahan terbuka dan menampakkan sosok sahabat yang setia menunggu nya sedari tadi.

"Yen-Yena gue dimana?" tanya Yujin yang memang sudah pingsan selama satu jam lebih

"Tenang aja jin, sekarang lo lagi diklinik deket kampus" jawabnya

"Terus orang tadi..gimana?" Yujin mencoba untuk bangun dari ranjangnya tapi ditahan Yena

"Udah jin jangan banyak gerak napa. Luka lo baru aja diperban" tutur Yena

"Engga gue gapapa ko" ucap Yujin lalu perlahan duduk di samping ranjangnya

Yena hanya bisa pasrah dengan sahabat nya itu.

"Maaf~ gue datang nya telat tadi. Jadi ga sempet nangkep pelakunya" ujar Yena yang masih menyesal

"Hey" Yujin menepuk pundak, Lalu ia menggelengkan kepalanya pelan. "Gapapa"

"Tapi lo gausah khawatir. Gue tau ko siapa mereka"

"Siapa?" tanya Yujin sambil menatap serius Yena

"Dia itu Kim Chaewon. Anak dari pemilik kampus kita, terus dua temen nya itu Na Jaemin, sama Bang Chan" jelasnya

"Tapi percuma Jin kalo kita laporin juga. Dia emang gitu berbuat seenaknya dikampus, mentang-mentang ini kampus ayahnya. Kalo dilaporin malah korban sendiri yang kena" tutur nya lagi

"Huuft~" Yujin hanya bisa menghela nafasnya

"Tapi ko bisa sih? lo berantem sama dia?" tanya Yena

"Tadi ga sengaja nabrak dia di koridor, gue juga udah minta maaf tapi dia duluan yang narik kerah baju gue"

"Hm emang ya perkara begituan aja pake berantem segala, sialan emang tu orang" ketus Yena yang udah mengepal tangannya

"Udah lah gausah dipikirin. Gue juga ga mau lagi ketemu sama mereka" ucap Yujin lalu kembali membaringkan tubuhnya di ranjang

Yena hanya menatap Yujin. Sebenernya dia udh geram banget sama si Chaewon, tapi Yaudahlah ga bakal ada ujungnya juga kalo berurusan sama orang sok kaya dia.

To be Continued.

Wah musuh baru nih(?)

[Yaya566]
>.<

With You✓ [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang