Kau ambil waktuku saja
meski deru dari langkahku kian ragu
Biar senyum-senyum itu menanggalkan iba
memeluk getir sebelum kata tiada
Dan doa-doa masih tetap kubangun
meski nada berat sebelum dihempas
Tangan-tangan rela rangkul kepergian
meski mata berat memandang kekalahan
Ilustrasi: pinterest
— mesinketik
KAMU SEDANG MEMBACA
Menjahit Luka
PoetrySekumpulan puisi yang bercerita tentang luka-luka dari kerasnya jatuh cinta. Aku adalah sepasang mata yang sedang menentang malam untuk menatap senja lebih lama. Ya, lebih lama lagi. Dan ya, bagian awal diawali dengan seorang senja. Dan selamat memb...
